Tribun Ramadan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2019

Hikmah Ramadan - Bahayanya Dominasi Syahwat Dalam Diri Manusia

Semua itu mereka pergunakan dengan malas, bodoh, lalai, dan perangai lain yang dapat menjauhkan diri dari Allah Swt.

Hikmah Ramadan - Bahayanya Dominasi Syahwat Dalam Diri Manusia
It's High Time!
Ilustrasi nafsu makan 

TRIBUNNEWS.COM - Terputusnya makhluk dari Al Haq adalah karena mereka menghamba kepada sesama makhluk, baik kepada nafsu, pandangan, maupun perbuatan mereka. Penyimpangan dari akidah yang sahih adalah karena keluarnya mereka dari hakikat diri yang sebenarnya; karena kecintaan pada kedudukan, harta, dunia, kekuasaan, dan kemasyhuran; juga karena panjang angan-angan, menunda-nunda berbuat kebajikan, kekikiran, dan bangga diri (ujub).

Selain itu, karena melampaui batas dalam makan, minum, dan berpakaian, mereka dirusak oleh dominasi duniawi dan syahwat.

Mereka meninggalkan perang melawan hawa nafsu dan membiarkan nafsu memperbesar keinganan rendah dan sepak-terjangnya.

Mereka ‘berhias’ dan berkelakuan dengan sifat-sifat tercela, seperti iri, dengki, hasud, jahil, ria, dan munafik. Mereka pun menggerakkan anggota tubuh, seperti mata, telinga, lidah, tangan, dan kaki kepada selain Allah, padahal Allah berfirman,

“Semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (Al Isra: 16)

Semua itu mereka pergunakan dengan malas, bodoh, lalai, dan perangai lain yang dapat menjauhkan diri dari Allah Swt.

baca juga: https://ganaislamika.com/ujub-dengan-amal-baik-diri-sendiri/

Penghambaan kepada makhluk dan menuruti hawa nafsu adalah hijab (penghalang) dari Al Haq, dan memamerkan perbuatan adalah syirik.

Penyimpangan dari akidah yang sahih bisa terjadi karena dominasi hawa nafsu atas kalbu. Cinta pada kedudukan, harta, dan dunia merupakan racun mematikan.

Kecintaan pada kekusaaan dan kemasyhuran hanya mewariskan kesombongan dan menjurumuskan orang ke dalam keduniawian. Keduanya merupakan perusak agama.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Husein Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas