Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Contoh Kultum Ramadan Singkat: Keutamaan Sholat Tarawih Malam Pertama

Berikut adalah contoh kultum ramadan singkat yang berjudul Keutamaan Sholat Tarawih Malam Pertama. Simak selengkapnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Contoh Kultum Ramadan Singkat: Keutamaan Sholat Tarawih Malam Pertama
khaleejtimes.com
Berikut adalah contoh kultum ramadan singkat yang berjudul Keutamaan Sholat Tarawih Malam Pertama. Simak selengkapnya. 

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW.

Barang siapa shalat malam bulan Ramadhan dengan iman dan penuh harap akan ridho Allah, maka diampunilah semua dosa-dosanya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Atau dalam hadis lain:

“Siapa saja yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

Jamah shalat tarawih yang dimuliakan Allah,

Dalam menghadapi Ramadhan ini marilah kita persiapkan diri kita, secara fisik dan mental, untuk dapat meningkatkan ibadah semaksimal mungkin; berpuasa, membaca Al-Qur’an, berdzikir, I’tikaf, bersedekah, tarawih dan witir karena di bulan ini amal ibadah kita dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad bersabda:

Rekomendasi Untuk Anda

الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَا لِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ
.رواه أبوداود والترمذي عن ابن عباس

Surga merindukan empat golongan: orang yang membaca Al-Qur’an, orang yang menjaga lisan, orang yang memberi makan orang yang lapar dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Keempat golongan itu adalah amal-amal yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan ini. Semoga kita dapat termasuk orang-orang yang dirindukan surga sebagaimana yang telah disebutkan. Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Demikian yang saya sampaikan, jika terdapat kesalahan dalam tutur dan ucapan, mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya akhiri, ihdinash shirathal mustaqim.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh.

(Tribunnews.com, Widya)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas