Niat dan Tata Cara Mandi Puasa Ramadhan yang Dianjurkan
Mandi sunnah sebelum puasa Ramadhan dianjurkan untuk menyucikan diri dan meningkatkan kekhusyukan ibadah.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri baik secara fisik maupun spiritual.
Salah satu persiapan yang dapat dilakukan adalah mandi sunnah sebelum menjalankan ibadah puasa.
Mandi ini bertujuan untuk menyucikan diri agar lebih siap menjalankan berbagai amalan di bulan yang penuh berkah.
Berdasarkan penjelasan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), mandi sebelum puasa Ramadhan bukan termasuk kewajiban, melainkan amalan sunnah yang dianjurkan sebagai bagian dari menjaga kebersihan dan kesiapan dalam beribadah.
Mandi sunnah sebelum puasa memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
- Menjadi bentuk persiapan diri dalam menyambut ibadah puasa Ramadhan.
- Membantu menjaga kebersihan tubuh sebelum menjalankan ibadah.
- Meningkatkan kenyamanan dan kekhusyukan saat menjalankan ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir.
- Termasuk amalan sunnah yang biasa dilakukan sebelum ibadah besar, seperti shalat hari raya dan ibadah lainnya.
Baca juga: Selain Muhammadiyah, Ponpes Gontor hingga Jemaah An Nadzir juga Puasa Mulai Rabu, 18 Februari
Niat Mandi Puasa Ramadhan
Dalam pelaksanaan mandi sunnah sebelum puasa, niat menjadi bagian penting. Berikut bacaan niat mandi puasa Ramadhan:
Nawaitu ada'al ghuslil masnuni li fi hadzihil lailatil min romadhona lillahi ta'ala.
Artinya: Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta'ala.
Niat tersebut dapat dibaca dalam hati sebelum memulai mandi.
Tata Cara Mandi Sunnah Sebelum Puasa
Pelaksanaan mandi sunnah sebelum puasa dapat mengikuti tata cara yang dianjurkan dalam Islam sebagai berikut:
- Membaca niat dalam hati untuk mandi sunnah sebelum berpuasa.
- Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali agar bersih sebelum mengambil air.
- Membersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang dianggap kotor.
- Berwudhu seperti tata cara wudhu sebelum melaksanakan shalat.
- Menyiram kepala sebanyak tiga kali hingga air merata sampai kulit kepala.
- Menyiram seluruh tubuh dimulai dari bagian kanan, kemudian dilanjutkan ke bagian kiri.
Mandi sunnah ini dapat dilakukan pada malam hari sebelum memasuki waktu sahur atau sebelum menjalankan ibadah puasa pada pagi hari.
Selain menjaga kebersihan tubuh, mandi sunnah juga dapat menjadi sarana meningkatkan kesiapan mental dan spiritual dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan.
Dengan kondisi tubuh yang bersih, seseorang dapat menjalankan berbagai aktivitas ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
(Tribunnews.com/Widya)