Bacaan Niat dan Tata Cara Shalat Witir, Lengkap dengan Keutamaannya
Shalat Witir merupakan amalan sunnah yang dikerjakan setelah melaksanakan shalat wajib atau tarawih, berikut niat dan tata cara pelaksanaannya.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Shalat witir adalah ibadah sunnah yang biasanya dikerjakan sebagai penutup shalat malam, khususnya setelah tarawih di bulan Ramadan, namun juga bisa dilakukan setelah tahajud.
- Shalat ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan dikerjakan dalam jumlah rakaat ganjil seperti 1, 3, 5, 7, 9, hingga 11 rakaat.
- Sebelum melaksanakan Shalat Witir, umat muslim dianjurkan membaca niat terlebih dahulu.
TRIBUNNEWS.COM - Shalat witir adalah ibadah sunnah yang biasanya dikerjakan setelah melaksanakan shalat wajib.
Pada saat bulan Ramadan, shalat witir biasanya dikerjakan sebagai penutup atau setelah shalat tarawih dilaksanakan.
Namun shalat witir juga bisa dikerjakan saat setelah shalat tahajjud.
Mengutip dari baznas.go.id, witir salah satu amalan shalat sunnah, yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Witir biasanya dilakukan dalam jumlah ganjil, misalnya 1, 3, 6, 9 hingga 11 rakaat.
Sebelum melaksanakan shalat witir, umat muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu.
Baca juga: Bacaan Niat Shalat Tarawih, Lengkap dengan Doa Kamilin dan Tata Cara Pelaksanaannya
Bacaan Niat Shalat Witir
1. Niat Shalat Witir 1 Rakaat
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa
Artinya:
Saya niat Shalat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa
2. Niat Shalat Witir 3 Rakaat
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa
Artinya:
Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa
Baca juga: Bacaan Doa Kamilin, Dibaca Setelah Shalat Tarawih, Dilengkapi Lafal Latin dan Arti
Tata Cara Melaksanakan Shalat Witir
1. Pertama membaca niat Shalat witir
2. Membaca takbir ketika takbiratul ihram sambil membaca niat.
3. Membaca surah Al-Fatihah dan surah Al-A’laa.
4. Melakukan rukuk.
5. Berdiri tegak kembali dari rukuk (iktidal).
6. Melakukan sujud pertama.
7. Duduk di antara dua sujud.
8. Melakukan sujud kedua.
9. Duduk tasyahud akhir.
10. Melakukan salam.
11. Membaca doa setelah Shalat witir.
Baca juga: Bacaan Bilal Shalat Tarawih 11 Rakaat: Tulisan Latin, Arti, dan Urutannya
Bacaan Doa Setelah Shalat Witir
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ. اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daaimaan, wan’asaluka qalban khaasyi’an, wanas’aluka ‘ilman naafi’an, wanas’aluka yaqiinan shaadiqon, wanas’aluka ‘amalan shaalihan, wanas’aluka diinan qayyiman, Wanas’aluka khairan katsiran, wanas’alukal ‘afwa wal’aafiyata, wanas’aluka tamaamal ‘aafiyati, wanas’alukasyukra ‘alal ‘aafiyati, anas’alukal ghinaa’a ‘aninnaasi. Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusy-syu’anaa watadhorru’anaa ata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu ‘alaa khairi khalqihi muhammadin wa’alaa aalihi washahbihi ajma’iina, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina.”
Artinya:
Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus. kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Wahai Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.