Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H/2026 di Kota Mataram, Sabtu 21 Februari 2026
Berikut jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 untuk wilayah Kota Mataram, NTB. Sabtu 21 Februari 2026.
Penulis:
garudea prabawati
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM - Berikut jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 untuk wilayah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu 21 Februari 2026.
Umat Muslim di Kota Mataram kembali menjalankan puasa di Sabtu 21 Februari 2026.
Lantas berikut jadwal buka puasa Ramadan 1447 H/2026 untuk Kota Mataram:
Sabtu, 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H)
- Imsak: 04:52
- Subuh: 05:02
- Terbit: 06:16
- Dhuha: 06:44
- Zhuhur: 12:33
- Ashar: 15:38
- Maghrib: 18:42
- Isya: 19:53
Baca juga: 12 Surat-surat Pendek Juz Amma yang Dapat Dibaca saat Shalat Tarawih
Niat Puasa Ramadhan
Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.
Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Syarat-syarat Puasa
Mengutip Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SD/MI Kelas III yang ditulis oleh Moh. Ghozali dan Erwin Wasti terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Cetakan Pertama tahun 2021, berikut ini syarat wajib puasa dan syarat sah puasa:
Syarat-syarat wajib puasa:
- Baligh
- Islam
- Berakal
- Mampu
Syarat-syarat sah puasa:
- Beragama Islam.
- Tamyiz atau orang yang dapat membedakan antara yang baik dan tidak baik.
- Suci dari haid dan nifas bagi perempuan.
- Pada waktu yang dibolehkan berpuasa. Beberapa waktu yang tidak dibenarkan berpuasa, seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha dan hari Tasyriq.
Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Agar puasa yang dijalankan diterima secara syariat, seorang muslim perlu menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa sebagai berikut:
- Makan dan minum dengan sengaja
- Muntah dengan sengaja
- Haid dan nifas bagi perempuan
- Gila atau hilang akal
- Murtad
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati/Nurkhasanah)
Baca tanpa iklan