Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jangan Langsung Makan Gorengan saat Berbuka Puasa, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Langsung makan gorengan saat berbuka puasa bisa memberatkan pencernaan dan memicu gangguan seperti sakit perut, mual, atau asam lambung meningkat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
zoom-in Jangan Langsung Makan Gorengan saat Berbuka Puasa, Ini Dampaknya bagi Kesehatan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
BUKA PUASA - Umat muslim mengikuti buka puasa bersama yang disediakan Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Langsung makan gorengan saat berbuka puasa bisa memberatkan pencernaan dan memicu gangguan seperti sakit perut, mual, atau asam lambung meningkat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Langsung makan gorengan saat berbuka puasa bisa memberatkan pencernaan dan memicu gangguan seperti sakit perut, mual, atau asam lambung meningkat.
  • Gorengan tetap boleh dikonsumsi, tapi sebaiknya setelah perut diisi makanan ringan atau utama, serta dibatasi jumlahnya agar tidak berisiko obesitas.
  • Menjaga pola makan sehat tidak hanya saat berbuka, tetapi juga sehari-hari, penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

TRIBUNNEWS.COM - Berbuka puasa menjadi momen yang ditunggu-tunggu setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Gorengan menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, termasuk saat berbuka puasa.

Namun, kebiasaan langsung menyantap gorengan ketika berbuka ternyata bisa berdampak negatif bagi kesehatan jika dilakukan secara rutin.

Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, menjelaskan bahwa gorengan mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi akibat proses penggorengan.

"Sebenarnya tidak dianjurkan untuk berbuka puasa dengan gorengan," ujarnya, dikutip dari ipb.ac.id pada Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, lemak termasuk zat gizi yang lebih sulit dicerna dibandingkan karbohidrat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Gorengan ini kan digoreng berarti tinggi lemak. Nah, lemak itu termasuk sulit dicerna. Proses mencernanya dibandingkan dengan mencerna karbohidrat itu lebih lama," katanya.

Setelah berpuasa seharian, sistem pencernaan berada dalam kondisi istirahat cukup lama.

Jika langsung menerima makanan tinggi lemak, pencernaan harus bekerja lebih berat, sehingga berisiko menimbulkan gangguan seperti sakit perut, mual, atau mules.

"Takutnya nanti ada gangguan di sistem pencernaan. Paling tidak mungkin sakit perut, mual, mules," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konsumsi gorengan saat perut kosong dapat memicu peningkatan asam lambung, terutama bagi orang yang memiliki riwayat gangguan lambung.

Baca juga: Bolehkah Puasa Tanpa Sahur? Ini Hukumnya dan Pendapat Para Ulama

"Bayangin ya, perut yang kosong, asam lambungnya meningkat. Kalau orang yang punya asam lambung itu pasti perih banget rasanya," jelasnya.

Meski begitu, Dr. Karina menegaskan bahwa gorengan tidak sepenuhnya dilarang saat berbuka puasa.

"Makan gorengan saat berbuka puasa itu boleh, tapi dengan catatan, diberi jeda waktu dan tidak berlebihan," katanya.

Ia menyarankan agar gorengan dikonsumsi setelah perut diisi terlebih dahulu dengan makanan ringan atau makanan utama.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas