Hindari Berbuka Puasa dengan Minuman Manis Berlebihan, Ini Tips Sehat dari Ahli Gizi
Konsumsi minuman manis berlebihan saat berbuka puasa dapat meningkatkan risiko karies, obesitas, gangguan pencernaan, dan komplikasi diabetes.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Garudea Prabawati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
BUKA PUASA - Umat muslim mengikuti buka puasa bersama yang disediakan Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Konsumsi minuman manis berlebihan saat berbuka puasa dapat meningkatkan risiko karies, obesitas, gangguan pencernaan, dan komplikasi diabetes. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sebagai alternatif sehat, Prof. Budi menyarankan beberapa pilihan minuman:
- Air kelapa muda, segar dan rendah gula tambahan.
- Jus buah atau sayur, namun jangan ditambah gula berlebihan.
- Buah manis alami, seperti kurma segar (ruthob) atau kurma kering, cukup 1–3 butir sebagai asupan energi instan.
"Akan tetapi, tentu saja tidak boleh berlebihan, cukup satu atau tiga butir saja," pungkasnya.
Dengan pengaturan konsumsi gula yang tepat, berbuka puasa tidak hanya menyegarkan, tetapi juga mendukung kesehatan dan menjaga keseimbangan gizi selama Ramadan.
(Tribunnews.com/Latifah)
Berita Terkini
Baca tanpa iklan