Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-9 Ramadhan, Disebut Setara Ibadah Para Nabi
Keutamaan tarawih malam ke-9 Ramadhan disebut setara ibadah para Nabi, ini penjelasannya.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
- Malam ke-9 Tarawih bertepatan dengan Kamis malam, 26 Februari 2026.
- Dalam Durratun Nashihin, malam ke-9 disebut memiliki keutamaan seperti ibadah para nabi.
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dengan penetapan tersebut, umat Islam mulai melaksanakan shalat Tarawih pada Rabu malam, 18 Februari 2026.
Jika dihitung sejak malam pertama Tarawih, maka malam ke-9 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis malam, 26 Februari 2026, atau setelah waktu Magrib pada tanggal tersebut.
Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan khusus pada malam bulan Ramadan.
Selain menjadi bagian dari syiar Ramadan, Tarawih juga diyakini memiliki berbagai keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah kitab ulama.
Dalam Kitab Durratun Nashihin dijelaskan secara lengkap mengenai keutamaan shalat Tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30 Ramadan.
Keterangan dalam kitab ini bukan berasal dari hadis, namun sering dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan ibadah selama bulan suci.
Berikut bunyi keutamaan shalat Tarawih malam ke-9 sebagaimana tercantum dalam Kitab Durratun Nashihin:
Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.
Penjelasan ini menggambarkan bahwa orang yang melaksanakan Tarawih pada malam ke-9 Ramadan memperoleh nilai ibadah yang sangat tinggi.
Ungkapan “seakan-akan” menunjukkan perumpamaan atau gambaran kemuliaan pahala yang diberikan.
Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam 1-30 Ramadan, Ini Keutamaannya
Sebagai tambahan informasi, berikut beberapa keutamaan malam-malam lainnya dalam kitab tersebut:
- Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
- Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
- Malam 3: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.
- Malam 4: Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur'an.
- Malam 5: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.
- Malam 6: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.
- Malam 7: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman.
- Malam 8: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.
- Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.
- Malam 10: Pada malam kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
Umat Islam diharapkan menjadikan keterangan ini sebagai dorongan untuk semakin semangat menjalankan ibadah Ramadan, khususnya shalat Tarawih secara rutin dan khusyuk.
(Tribunnews.com/Widya)