Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-15 Ramadhan 1447 H, Ini Keutamaannya
Malam ke-15 Ramadhan 1447 H jatuh Rabu malam, 4 Maret 2026. Ini fadhilah sholat tarawih menurut Durratun Nasihin.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- 1 Ramadhan 1447 H ditetapkan Kamis, 19 Februari 2026
- Malam ke-15 Ramadhan jatuh Rabu malam, 4 Maret 2026
- Fadhilah tarawih malam ke-15 dijelaskan dalam kitab Durratun Nasihin
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Penetapan ini menjadi dasar bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dan amalan sunnah selama bulan Ramadhan.
Berdasarkan kalender hijriah tersebut, malam ke-15 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu malam, 4 Maret 2026, atau malam menjelang tanggal 15 Ramadhan.
Pada malam ini, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakan sholat tarawih sebagaimana malam-malam sebelumnya.
Keutamaan sholat tarawih dari malam pertama hingga malam terakhir Ramadhan banyak disebut dalam literatur keislaman klasik. Salah satunya terdapat dalam kitab Durratun Nasihin.
Kitab ini kerap menjadi rujukan dalam ceramah Ramadhan, meskipun para ulama juga mengingatkan bahwa tidak seluruh riwayat di dalamnya berstatus hadits shahih.
Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa fadhilah sholat tarawih pada malam ke-15 adalah sebagai berikut:
Malam ke-15: Orang yang melaksanakan sholat tarawih pada malam ini akan didoakan oleh para malaikat, dan ia memperoleh ampunan dari Allah SWT atas dosa-dosanya.
Penjelasan mengenai keutamaan ini dapat menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tetap istiqamah menjalankan sholat tarawih hingga pertengahan Ramadhan.
Konsistensi dalam beribadah menjadi salah satu kunci meraih keberkahan bulan suci.
Baca juga: Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-14 Ramadhan 1447 H, Ini Keutamaannya Menurut Durratun Nasihin
Berikut merupakan keutamaan Shalat Tarawih malam 1 sampai dengan malam 15 yang terdapat dalam Kitab Durratun Nasihin:
- Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
- Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
- Malam 3: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.
- Malam 4: Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.
- Malam 5: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.
- Malam 6: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.
- Malam 7: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman.
- Malam 8: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.
- Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.
- Malam 10: Pada malam kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
- Malam 11: Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.
- Malam 12: Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.
- Malam 13: Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.
- Malam 14: Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan sholat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.
- Malam 15: Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat penyangga Arsy, dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan