Doa Malam Lailatul Qadar, Malam Mulia yang Penuh Ampunan Allah SWT
Pada 10 malam terakhir Ramadan, muslim dianjurkan memperbanyak doa untuk mendapatkan Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih naik dari seribu bulan.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Malam lailatul qadar adalah malam mulia di bulan Ramadan yang lebih baik daripada seribu bulan.
- Waktu datangnya malam lailatul qadar hanya diketahui oleh Allah SWT, namun Rasulullah SAW memberi petunjuk kepada muslim untuk semakin meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
- Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh ampunan, maka muslim sangat dianjurkan untuk memohon ampunan Allah SWT.
TRIBUNNEWS.COM - Malam lailatul qadar adalah malam kemuliaan yang dinantikan oleh muslim pada bulan Ramadan.
Malam lailatul qadar jatuh di antara sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, namun waktu pastinya hanya Allah SWT yang mengetahui.
Misteri tentang kapan datangnya malam lailatul qadar ini dirahasiakan agar muslim tetap konsisten dan bahkan termotivasi untuk meningkatkan ibadahnya menjelang berakhirnya bulan Ramadan.
Dalam Al-Quran Surat Al-Qadr ayat 1-3 dijelaskan tentang kebenaran adanya malam lailatul qadar.
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 1-3)
Pada bulan Ramadan, muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, dzikir, dan memohon ampunan Allah SWT, yang dapat ditingkatkan menjelang berakhirnya bulan suci tersebut dengan harapan mendapat lailatul qadar.
Pada malam lailatul qadar, Allah SWT mengabulkan doa-doa hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosa mereka.
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari)
Kementerian Agama Kepulauan Riau membagikan doa yang dapat dibaca pada sepuluh malam terakhir Ramadan dengan harapan mendapatkan malam lailatul qadar.
Baca juga: Doa Ramadan Hari Ke-18, Memohon Hidayah dan Berkah di Waktu Sahur
Doa Malam Lailatul Qadar
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Doa tersebut tercantum dalam sebuah hadis sebagai berikut:
Dari Aisyah, beliau berkata, "Wahai Rasulullah, apabila saya menjumpai malam Lailatul Qadar, bagaimana saya harus berdoa?" Rasulullah SAW menjawab, "Katakanlah Allahumma Innaka Affuwun Tuhibbul 'Afwa Fa'fu 'Anni (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Engkau mencintai seorang pemaaf, maka ampunilah aku)." (HR Ahmad).
Dalil Tentang Lailatul Qadar
Kementerian Agama menjelaskan bahwa dalil tentang Lailatul Qadar dijelaskan secara jelas dalam Al-Qur’an, terutama dalam Al-Qur'an melalui Surah Al-Qadr ayat 1–5.
Dalam ayat tersebut Allah SWT menerangkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang memiliki kemuliaan luar biasa dan nilainya lebih baik daripada seribu bulan.
Baca tanpa iklan