Doa Ramadan Hari ke-26, Mohon Diterima Segala Amal di Bulan Ramadan
Doa Ramadan hari ke-26 berisi doa agar Allah SWT memberikan berkah, rasa syukur, mengampuni dosa-dosa, dan menerima amal baik selama Ramadan.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Doa Ramadan hari ke-26 berisi doa agar Allah SWT memberikan berkah, rasa syukur, mengampuni dosa-dosa, dan menerima amal baik selama Ramadan.
- Keutamaan berpuasa pada hari ke-26 Ramadan yaitu semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Keutamaan sholat tarawih pada malam ke-27 Ramadan yaitu mendapatkan pahala seperti melintasi jembatan siratalmustakim dengan mudah.
TRIBUNNEWS.COM - Hari Senin, 16 Maret 2026 merupakan hari ke-26 pada bulan Ramadan 1447 Hijriah sejak pemerintah menetapkan awal puasa jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Menjelang akhir bulan Ramadan, Kementerian Agama menganjurkan Muslim untuk semakin meningkatkan ibadah untuk meraih malam lailatul qadar yang lebih baik daripada seribu bulan.
Doa Ramadan hari ke-26 berisi doa agar Allah SWT memberikan berkah dan rasa syukur kepada hamba-Nya.
Doa tersebut, juga memohon agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa dan menerima amal ibadah selama bulan Ramadan.
Dikutip dari publikasi Kementerian Agama, berikut doa Ramadan hari ke-26 yang dapat diamalkan sebagai doa baik.
Doa Ramadan Hari ke-26
اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِي فِيهِ مَشْكُورًا، وَذَنْبِي فِيهِ مَغْفُورًا، وَعَمَلِي فِيهِ مَقْبُولًا، وَعَيْبِي فِيهِ مَسْتُورًا، يَا أَسْمَعَ السَّامِعِينَ
Allahummaj al sa'yi fihi masyküran wa dzanbi fihi maghfüran wa 'amali fihi maqbülan wa 'aybi fihi mastūran yâ asma'as sâmiīna
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah setiap langkah usahaku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan seluruh aib kejelekanku ditutupi. Wahai Yang Maha mendengar dari semua yang mendengar."
Baca juga: Doa Perjalanan Jauh Mudik Lebaran agar Selamat sampai Tujuan
Fadhilah Puasa Ramadan Hari ke-26
Keutamaan puasa Ramadan pada hari ke-26 yaitu mengajarkan kepada kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kesempatan di penghujung Ramadhan ini sebaiknya dimanfaatkan dengan memperbanyak amal saleh, memperbaiki diri, dan memohon ampunan agar kita termasuk orang yang mendapatkan keberkahan serta kemuliaan Lailatul Qadar.
Hal ini terdapat dalam Kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah karya ulama besar Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi, yang telah di “Tahqiq”.
Kitab tersebut sudah diteliti, disunting, dan diverifikasi oleh seorang peneliti atau ulama sehingga teksnya lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-27
Pada Senin malam nanti merupakan malam ke-27 Ramadan.
Keutamaan bagi muslim yang melaksanakan sholat tarawih pada malam ke-27 Ramadan yaitu di hari kiamat dia melewati jembatan (syirathal mustaqiim) dengan mudah lagi cepat laksana halilintar menyambar.
Keutamaan ini dijelaskan dalam kitab nasehat, Kitab Durratun Nashihin, karya Syekh Utsman bin Hasan al-Khaubawi.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan