Jadwal Imsakiyah Kota Samarinda Rabu, 18 Maret 2026
Berikut jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Rabu, 18 Maret 2026.
Penulis:
Muhamad Deni Setiawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, Rasulullah SAW semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Beliau menghidupkan malam dengan shalat, zikir, dan berbagai ibadah lainnya hingga menjelang fajar.
Bahkan beliau juga membangunkan keluarganya agar turut beribadah dan merasakan keutamaan malam-malam tersebut.
Sebagaimana penuturan Aisyah RA: “Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
2. Memperbanyak Sedekah
Memperbanyak sedekah di sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan bentuk rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan suci.
Sedekah juga menjadi pelengkap ibadah puasa dan ibadah lainnya, karena keimanan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah pribadi, tetapi juga melalui kepedulian kepada sesama.
Sebagaimana firman Allah SWT: “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (Qs. As-Sajdah: 16).
Sedekah pada waktu ini tidak hanya berupa zakat fitrah atau zakat mal, tetapi juga sedekah sunnah.
Bentuknya bisa berupa uang, makanan, pakaian, atau bantuan bagi anak yatim dan kaum dhuafa agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan menjelang Idul Fitri.
3. I’tikaf
I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah kepada Allah SWT. Selama i’tikaf, seseorang mengisi waktunya dengan berbagai amalan seperti zikir, doa, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, bershalawat, serta memperbanyak istigfar dan taubat.
I’tikaf dapat dilakukan kapan saja, tetapi sangat dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan, sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:
Dari Abdullah bin Umar RA berkata: “Rasulullah SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)
4. Tilawah Al-Qur’an
Baca tanpa iklan