Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Penjaga Warung Culik Anak Tauke

Saplah melaporkan pria yang selama ini menjaga warungnya atas dugaan menculik anaknya Irma Sari (20)

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Penjaga Warung Culik Anak Tauke
IST
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Saplah (48), warga Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Senin (27/5/2013) melaporkan Agus (28), warga Kecamatan Muara Batu, ke Polres Aceh Utara. Saplah melaporkan pria yang selama ini menjaga warungnya atas dugaan menculik anaknya Irma Sari (20) pada Sabtu (18/5/2013) dini hari. Sementara polisi sampai sekarang masih menyelidiki laporan tersebut.

Saplah kepada Serambi Indonesia (Tribunnews.com Network), Minggu (26/5/2013), menjelaskan ia tahu anaknya tak ada lagi di kamarnya saat hendak membangunkannya, Sabtu (18/5/2013) pagi.

"Berulangkali saya ketuk pintu kamarnya, tak ada yang menjawab. Saat lihat jendela, ternyata sudah terbuka dan anak saya tak ada lagi di kamarnya," jelas Saplah.

Saplah kemudian berusaha mencari anaknya ke sekitar rumahnya dan rumah teman Irma, namun tak ditemukannya. Sejumlah warga, malam kejadian itu sempat melihat dua pria membawa anaknya menggunakan sepeda motor dan seorang diantaranya adalah Agus. Tapi, karena warga mengira saat itu yang dibawa adalah orang sakit, sehingga tak ada warga yang mencegat mereka.

"Menurut warga, posisi anak saya saat dibawa dengan sepeda motor itu berada di tengah dengan diapit dua pria dan kondisinya seperti orang pingsan. Belakangan warga Kuala Cangkoi terkejut setelah saya beritahukan bahwa anak saya diculik," ungkapnya.

Lalu Saplah langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Aceh Utara.

"Dua hari setelah dibawa kabur, Irma sempat menghubungi saya dengan handphone. Namun, tiba-tiba handphonenya putus. Tapi dia (Irma-red) sempat mengabari bahwa dirinya dibawa pria yang menculiknya itu ke Sinabang," ungkap Saplah.

Berita Rekomendasi

Karena itu, ia berharap polisi segera menangkap pemuda yang membawa anaknya itu, apalagi Irma mengaku terus-terusan dipukul.

"Agus yang menculik anak saya itu, sebelumnya pernah menyatakan hendak melamar anak saya. Namun, anak saya tidak bersedia, karena Irma ingin sekolah," katanya.(c37)

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas