Kritik Manajemen, Kadiv Keuangan PDAM Medan Dicopot
Kritik pedas yang dilontarkan Kepala Divisi Keuangan PDAM Tirtanadi Irwansyah Siregar pada jajaran
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kritik pedas yang dilontarkan Kepala Divisi Keuangan PDAM Tirtanadi Irwansyah Siregar pada jajaran direksinya berbuah pahit.
Irwansyah langsung dicopot dari jabatan Kepala Divisi Keuangan PDAM Tirtanadi, setelah kritik pedas pada direksinya dimuat Tribun Medan, edisi Selasa (16/7/2013) berjudul: Direksi PDAM Kucilkan Azzam. Posisi yang ditinggalkan Irwan, sapaan akrabnya diisi Wahril, Kepala Cabang Medan Denai.
Informasi pencopotan Irwansyah disampaikan sumber di PDAM Tirtanadi pada Tribun, Selasa sore. "Kasihan itu Bang Iran dicopot, tak ada masalah apa-apa. Berarti jelas karena beritanya di Tribun hari ini," ujar sumber itu via BBM (BlackBerry Messenger).
Saat informasi itu dikonfirmasi, Irwansyah dengan nada santai mengiyakan pencopotannya. "Iya dicopot saya, tapi saya masih di luar kantor sekarang," ujar Irwansyah terdengar tertawa.
Irwan sempat melayangkan pesan singkat kepada Tribun, "Jangan abang merasa bersalah, aku bersyukur karena bisa mengungkapkan yang sebenarnya."
Ia mengatakan mutasi dirinya ditandatangani tiga direksi, yakni Direktur Administrasi dan Keuangan A Thamrin, Direktur Operasional Mangindang Ritonga, dan Direktur Produksi dan Perencanaan Tamsil Lubis.
Irwan mengatakan Selasa pagi, dirinya rapat dengan tiga direksi namun tidak menyinggung pemberitaan dimaksud. "Pagi saya jumpa (tiga direksi), nggak ada ngomong masalah itu. Tiba-tiba siangnya sudah keluar SK-nya diantar orang SDM," ujarnya sembari menyebut SK pencopotannya diterima sekitar pukul 13.00 WIB.
"Di dalam SK pemutasian alasan pemutasian hal rutin, tidak ada pertimbangan apa-apa," katanya.
Ia mengaku tak punya masalah kinerja sebelumnya. "Nggak ada," ujarnya.
Apakah karena pemberitaan? "Iyalah," ujarnya tertawa.
Irwansyah mengakui hanya dirinya yang kena copot. Posisi yang ditinggalkannya diisi Kepala Cabang Medan Denai Wahril. Sedangkan jabatan Kepala Cabang Medan Denai diisi Pelaksana Tugas (Plt) Ashari Pasaribu yang sebelumnya hanya staf ahli direksi.
"Saya jadi staf ahli direksi bidang keuangan, ya istilahnya sama dengan nonjob lah," katanya tertawa lagi.
"Ya sebenarnya di-PTUN-kan pun bisa. Karena itu kan harus ada persetujuan dirut. Tapi ya sudah lah saya kasihan dengan perusahaan lagi gonjang ganjing," katanya.
Ia juga menilai suasana kerja saat ini tidak dalam suasana kondusif. "Saya pun nggak setuju, tak enak lagi suasana kerja kayak gitu. Nggak kondusif lah kita kerja begitu, ya," ujarnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.