Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korps PMII Putri Jatim Sayangkan Khofifah "Terjegal"

Korps PMII PutriCabang Jawa Timur, menyayangkan langkah Khofifah Indar Parawangsa untuk maju sebagai Calon Gubernur Jatim terjegal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Cabang Jawa Timur, menyayangkan langkah Khofifah Indar Parawangsa untuk menjadi Calon Gubernur terjegal.

Padahal, Ketua Korp PMII Putri (Kopri) Cabang Jawa Timur Athik Hidayatul Ummah mengatakan, kaum perempuan di Jatim berharap Khofifah nantinya mampu membawa perubahan bagi kehidupan perempuan setempat.

"Bu Khofifah menjadi simbol dan representasi nasib kaum perempuan di Jatim. Apalagi, dia selama ini dikenal sebagai tokoh pejuang hak-hak perempuan. Sayang KPU Jatim memutuskannya tak lolos," kata Athik seperti pers rilis yang diterima Redaksi Tribunnews.com, Minggu (21/07/2013) malam.

Ia mengungkapkan, jumlah perempuan merupakan mayoritas dari  total 30.019.300 orang yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilukada Jatim. Dalam data itu, jumlah perempuan mencapai 15.213.577 orang. Sementara laki-laki hanya 14.805.723 orang.

"Jumlah pemilih perempuan lebih banyak dari laki-laki. Jadi suara perempuan menentukan. Jadi, kami benar-benar menyayangkan, tidak ada calon gubernur dari kalangan perempuan," tuturnya.

Karena itu, Athik berharap gugatan hukum yang dilakukan Khofifah agar bisa maju dalam pemilukada bisa berbuah hasil kesuksesan.

Dalam rapat pleno KPU Jatim, 14 Juli 2013, Khofifah dinyatakan tidak lolos sebagai calon gubernur. Karena merasa banyak kejanggalan dalam keputusan KPU itu, Khofifah mengajukan gugatan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas