Wartono Bisa Selamat Karena Pegangan Besi
Penumpang Bus Pinem BK 7772 LC yang selamat, Wartono (33) mengatakan jika bus yang ia tumpangi ngebut saat melintas ditekongan
Editor: Budi Prasetyo
Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUNNEWS.COM ,PERBAUNGAN- Penumpang Bus Pinem BK 7772 LC yang selamat, Wartono (33) mengatakan jika bus yang ia tumpangi ngebut saat melintas ditekongan maut bang abing Desa Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan Serdang Bedagai. Ia mengaku bisa selamat lantaran memegang besi saat peristiwa itu.
"100 meter sebelum terguling aku terbangun dari tidur. Disitu kulihat supir kencang kali. Aku dah yakin ini kalau bakal seperti ini, makanya aku pegangan,"ujar Wartono.
Ia mengaku sejak naik dari Kandis bus sudah melaju dengan kencang.
"Aku sendiri aja dari Kandis. Memang supir gilanya ini, kencang kali supirnya. Sekitar 20 oranglah penumpang didalam,"ujar Wartono.
Sekitar pukul 07.00 WIB mobil deret sudah tiba dilokasi. Penumpang yang berada diposisi depan belum bisa dievakuasi warga karena terjepit. Sementara penumpang yang berada dibagian belakang sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah Sakit Trianda Pasar Bengkel.
Sebelumnya diberitakan Bus tujuan UB Rokan Medan ini mengalami kecelakaan sekira pukul 05.30 WIB Minggu, (29/9/2013). (dra/tribun-medan.com)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.