Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Bawa Bom Rakitan, Warga Sumenep Ditangkap

Seorang warga Desa Prenduan, Kecamatan Peragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bernama Nakib (40) ditangkap polisi

Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Bawa Bom Rakitan, Warga Sumenep Ditangkap
ilustrasi bom rakitan 

  

TRIBUNNEWS.COM SUMENEP,  - Seorang warga Desa Prenduan, Kecamatan Peragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bernama Nakib (40) ditangkap polisi saat membawa bom rakitan. Kini dia ditahan di kantor Polres Sumenep, Senin (28/10/2013).

Nakib ditangkap saat anggota Polres Sumenep menggelar patroli di sekitar Kecamatan Peragaan. Di kecamatan ini marak warga yang menyimpan bom rakitan untuk kepentingan menangkap ikan dan bahkan dijadikan senjata untuk melakukan tindak kejahatan pencurian hewan ternak di wilayah Kabupaten Sumenep dan Pamekasan. Polisi mengamankan bom rakitan berukuran kepalan tangan orang dewasa.

Komisaris Polisi Edy Purwanto, Kepala Bagian Operasional Polres Sumenep mengatakan, polisi masih memeriksa yang bersangkutan tentang kepemilikan bom rakitan itu. Pengakuan sementara, bom rakitan itu didapat dari seseorang yang masih dirahasiakan.

"Belum bisa kami sebutkan identitas yang disampaikan Nakib. Ini untuk kepentingan penyelidikan selanjutnya," kata Edy Purwanto.

Kasus bom rakitan di Sumenep menjadi perhatian jajaran Polres. Sebab, beberapa bulan terakhir ini marak aksi kejahatan yang menggunakan bom rakitan. Temuan Polres Sumenep, bom rakitan tidak hanya digunakan sebagai alat untuk melakukan aksi kejahatan. Namun sebagian warga sudah menyimpan di rumahnya tanpa ada alasan yang jelas.

BERITA REKOMENDASI

"Meskipun alasannya untuk menjaga diri, menyimpan bom rakitan itu dilarang sebagaimana dijelaskan dalam Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951," ujarnya.

Selain menyita satu bom rakitan milik Nakib, polisi juga mengamankan tiga bom rakitan yang belum diketahui pemiliknya.

Kasus terbaru tentang penyalahgunaan bom rakitan di Sumenep dialami Fadal (50) warga Desa Bataal Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Fadal tewas setelah tubuhnya hancur berkeping-keping karena dilempari bom rakitan oleh pelaku pencurian hewan ternak.

Kasus serupa dialami Samuei (40), warga Desa Talaga, Kecamatan Ganding. Pelaku pengeboman yakni pencuri ternak sapi milik Samuei. Samuei tewas saat hendak dirujuk ke rumah skait Moh. Anwas Sumenep.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas