Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisah Seorang Penjagal yang Tidak Mempan Lagi dengan Tendangan Sapi

Pria kelahiran 12 oktober 1975 ini, mengaku enjoy menjalankan pekerjaan yang dilakoninya mulai tahun 1993 sampai sekarang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Seorang Penjagal yang Tidak Mempan Lagi dengan Tendangan Sapi
saldy/tribun-timur.com
Daeng Tiro 

Rasa ketegangan itu katanya timbul disetiap menyembeli sapi disaat qurban, karena itu dilaksanakan dilapangan, atau ruang terbuka yang sangat rawan pagi penjagalnya, sedangkan di RPH para penjagal hanya didalam ruangan.

Menyembeli sapi tidak muda seperti yang dilihat secara kasak mata. dg. Tiro sendiri sebelum menyembeli sapi tidak lepas dari pesan dan amanah dari buyutnya, dimana ia diamanahkan untuk membaca doa sebelum mengiris leher sapi itu dengan doa "Bismillahirahmani rahim, lalu membaca Allahu Akbar...4 kali," ujarnya, Kamis (2/10).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas