Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Petani di Kelapa Menjerit Harga Karet Anjlok

"Harga karet murah. Setelah lebaran kurban kemarin, petani hanya bisa ngaret dua atau tiga hari saja. Kalau getahnya dijual, itu masih getah muda,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Petani di Kelapa Menjerit Harga Karet Anjlok
Tribun Sumsel/Retno Wirawijaya
Seorang petani karet di Baturaja saat menyadap karet, Jumat (3/1/2014). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Tak ada lagi yang bisa diperbuat Iman beberapa hari belakangan. Warga di Kecamatan Kelapa, Bangka itu hanya bisa meratapi nasib anjloknya harga karet di angka Rp 4000 per kilogram.

"Harga karet murah. Setelah lebaran kurban kemarin, petani hanya bisa ngaret dua atau tiga hari saja. Kalau getahnya dijual, itu masih getah muda," cerita Iman kepada Bangka Pos, grup Tribunnews.com, Senin (13/10/2014).

Pekan lalu, Iman dan kebanyakan petani karet tak ke ladang. Mereka tak lagi akrab dengan pisau sadap karena harga karet yang begitu murah tak cukup menunjang untuk kebutuhan ekonomi sehari-hari. 

Petani lainnya, Sari tidak bisa berbuat apa-apa lagi. "Kami juga enggak ngaret, karena harganya cuma Rp 4000 per kilonya. Karet enggak ada harganya lagi," keluh Sari.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas