Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pilih Giling di Rumah Jadi Gula Merah

”Kalau sistem irigasinya bagus, petani disini tentu pingin juga menanam padi. Tapi kalau sekarang ini, tebu menjadi pilihan terbaik,” ujar Hari, Rabu

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Petani di Malang selatan, khususnya Gondanglegi tidak punya pilihan.

Mereka harus tetap menanam tebu, sekalipun tahun ini bernasib buntung.

Wilayah ini dianggap sebagai lahan terbaik untuk menghasilkan tebu berkualitas tinggi.

Lagi pula kondisi lahan, yang mayoritas berupa lahan kering, juga akan merepotkan bila petani menyemai tanaman lain.

Petani tebu asal Pringu, Kecamatan Wajak, Hari Istiawan (34) mengatakan, tebu terbilang tanaman yang paling tidak merepotkan untuk kondisi lahan pertanian di kampungnya.

Tanaman ini hanya butuh pemupukan, dan menyiangi rumput serta tunas berlebih.

Tebu tidak butuh disiram, seperti tanaman palawija lain. Kebutuhan air tanaman ini sepenuhnya tergantung pada curah hujan.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah itu tanaman tebu tidak lagi butuh perawatan. Petani tinggal menunggu panen. Umumnya tebu dipanen saat berumur sekitar satu tahun.

”Kalau sistem irigasinya bagus, petani disini tentu pingin juga menanam padi. Tapi kalau sekarang ini, tebu menjadi pilihan terbaik,” ujar Hari, Rabu (15/10/2014).

Kondisi lahan itu pula, yang membuat mereka tetap belum berpikir pindah tanaman, sekalipun tahun ini menamam tebu benar-benar terasa pahit. Harga gula rusak.

Kondisi ini terbalik dibanding dua atau tiga tahun lalu. Ketika itu tebu cukup menjanjikan.

Setiap hektare sawah, petani bisa memetik  keuntungan  Rp 40 juta hingga Rp 45 juta.

“Sekarang bisa dapat tinggal Rp 20 juta per hektare sudah bagus,” katanya.

Selain itu, saat tebu siap panen petani juga sulit mendapatkan surat perintah tebang dan angkut (SPTA).

SPTA dari PG ini hanya dikuasai pihak-pihak tertentu, termasuk koperasi. SPTA kemudian diperjualbelikan di antara petani.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas