Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Persaingan Model Sebagai Kesempatan Go Internasional

”Semakin banyak model, semakin banyak pilihan untuk klien. Tinggal modelnya saja apa bisa bersaing dan terus berlatih,” kata pria asli Surabaya itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Persaingan Model Sebagai Kesempatan Go Internasional
TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa (bian)
Sejumlah model Busana Tradisional Dayak Modern dari Sanggar Pokan Takaak Pimp Bapak Imam berpose di Rumah Kudus pada penutupan Festival Budaya Sei Mahakam, Bentara Budaya Jakarta (BBJ). Minggu (16/11/2014) Festival Budaya Sei Mahakam diselengarakan berkat kerjasama Total E&P Indonesie, Yayasan Total Indonesia, Bentara Budaya Jakarta dan Kompas Gramedia sejak 6 - 16 November 2014. (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa) 

Sementara itu Agoeng Soedir Poetra punya catatan tersendiri. Ada satu yang menggembirakannya dengan banyaknya model bule yang masuk.

Kehadiran mereka tidak serta merta membuat model-model lokal kehilangan rezeki.

Bahkan inovasi dan kreasi terus bermunculan karena merasa harus bersaing.

Sebab lain ladang rezeki tidak mati, karena pangsa tiap model ini juga terus tumbuh.

“Setiap agenda fashion tentu dibutuhkan karakter-karakter model yang beragam. Model-model dengan karakter wajah dan karakter berjalan yang khas Indonesia, masih sangat dibutuhkan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas