Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri: Insiden Batam Bukan Bentrokan, Tapi Penyerangan Mako Brimob

"Harus lihat proporsional, itu bukan bentrokan, Mako Brimob diserang," ujar Ronny, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Polri: Insiden Batam Bukan Bentrokan, Tapi Penyerangan Mako Brimob
Kompas.com
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, insiden antara TNI dan Brimob di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (19/11/2014), bukan bentrokan. Ia menyebut, peristiwa yang terjadi adalah penyerangan terhadap Mako Brimob.

"Harus lihat proporsional, itu bukan bentrokan, Mako Brimob diserang," ujar Ronny, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Menurut Ronny, dari segi hukum, penyerangan terhadap Mako Brimob tersebut merupakan tindak pidana yang harus diproses berdasarkan undang-undang yang berlaku.

"Merusak bangunan, itu merusak barang negara," kata Ronny.

Seperti diberitakan, sejumlah oknum TNI Batalyon 134 Tuah Sakti, pada Rabu pagi, melakukan penyerangan ke Mako Brimobda Kepri, di Tembesi, Batam. Dalam penyerangan itu, oknum TNI tersebut sempat melakukan perusakan.

Peristiwa bentrokan kembali berlanjut hingga Rabu tengah malam. Informasi menyebutkan, sempat terjadi baku tembak dalam peristiwa bentrokan kali ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, penyebab bentrokan ialah akibat kesalahpahaman. Kedua oknum aparat disebut sempat terlibat adu pandang saat sedang mengisi bahan bakar.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas