Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tujuh Sungai Rawan Banjir dan 22 Bukit di Jatim Rawan Longsor

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Jawa Timur sudah menetapkan beberapa sungai yang rawan banjir dan perbukitan yang rawan longsor

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tujuh Sungai Rawan Banjir dan 22 Bukit di Jatim Rawan Longsor
surya/sudarmawan
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Jawa Timur sudah menetapkan beberapa sungai yang rawan banjir dan perbukitan yang rawan longsor, Sabtu (20/12/2014).

“Yang rawan tujuh sungai. Dua sungai nasional yaitu Bengawan Solo dan Sungai Brantas. 5 sungai kewanengan Provinsi Jatim,” kata Sudarmawan, Kepala BNPB Provinsi Jawa Timur, ketika meninjau lokasi dapur umum di Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng.

Beberapa Sungai tersebut sebuah sungai di wilayah Kepulauan Madura, Pekalen Sampean melintasi Kabupaten Situbondo dan Bondowoso, Sungai Bajul mati melintasi Kabupaten Banyuwangi, Bondosowo dan Situbondo, Sungai Bondoyudo melintasi Kabupaten Lumajang dan Jember.

Sungai Brantas melintas di Kabupaten Sidoarjo, Kota Batu, Trenggalek, Tulungagung, Jombang dan Nganjuk, Sungai Bengawan Solo, mulai Jawa Tengah, Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Gresik, dan Kali Lamong mengaliri Kabupaten Jombang, Mojokerto dan Gresik.

Sementara itu untuk wilayah daerah rawan longsor ada 22 Kabupaten/Kota yaitu Magetan, Ngawi, Nganjuk, Tuban, Bojonegoro, Kediri, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Jombang, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Madiun dan Pulau Bawean Gresik.

“Kita sudah mendatanya tinggal mengantisipasi terjadinya bencana. Alat pendeteksi longsor sudah dipasang di beberapa tempat perbukitan di Jawa Timur,” kataya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas