Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terserang DBD, Atlet Tenis Kota Malang Meninggal

"Anak saya meninggal tadi pagi sekitar 06.00 WIB. Dia sudah 10 hari dirawat di rumah sakit karena terserang demam berdarah," kata Amin Supangat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Terserang DBD, Atlet Tenis Kota Malang Meninggal
Surya/ Samsul Hadi
Amin Supangat, ayah Almira Rachmah, menunjukkan ketika putrinya bermain tenis. 

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Amin Supangat (65), di Jl Bondoyudo, Keluruhan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (9/1/2015). Putri bungsu Amin Supangat, Almira Rachmah (15), yang juga atlet tenis Kota Malang meninggal.

Almira meninggal setelah terserang demam berdarah dengue (DBD).

Sebelum meninggal, siswi kelas 1 SMA 3 Kota Malang, ini sempat menjalani perawatan di RS Lavalete selama 10 hari.

Tak hanya keluarga, kepergian Almira juga membawa duka bagi dunia atlet di Kota Malang.

"Anak saya meninggal tadi pagi sekitar 06.00 WIB. Dia sudah 10 hari dirawat di rumah sakit karena terserang demam berdarah," kata Amin Supangat yang masih terlihat tegar dengan kepergian putrinya saat ditemui di rumahnya.

Menurut Amin, Almira masuk rumah sakit sejak 31 Desember 2014. Sebenarnya, pada 2 Januari 2015, Almira tampak sehat dan hendak dibawa pulang ke rumah, tetapi saat hendak dibawa pulang, Almira mengalami kejang-kejang.

"Akhirnya, anak saya kembali masuk ICU. Dia sudah tidak sadar sampai akhirnya meninggal," ujarnya.(Samsul Hadi)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas