Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemprov Sulsel Targetkan Gabah Kering 6,4 Juta Ton

Pemprov Sulsel menargetkan produksi gabah kering giling hingga sebesar 6,4 juta ton di tahun ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Pemprov Sulsel Targetkan  Gabah Kering    6,4 Juta Ton
TRIBUN JATENG/PUTHUT DWI PUTRANTO
ILUSTRASI : Buruh tani memasukkan gabah yang telah dikeringkan ke dalam sak di tempat penggilingan padi, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (07/01/2015) sore. Beberapa Desa di wilayah ini sudah mulai memasuki masa panen. Pertanian merupakan sektor andalan di daerah ini. TRIBUN JATENG / PUTHUT DWI PUTRANTO 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Chaerul Fadli

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulsel menyambut rencana pemerintah pusat dengan berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Pemprov Sulsel menargetkan produksi gabah kering giling hingga sebesar 6,4 juta ton di tahun ini.

Berdasarkan ramalan kedua Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, produksi gabah kering giling Sulsel mencapai 5,4 juta ton tahun lalu. Peningkatan 1 juta ton di tahun ini dengan melibatkan Komando Daerah Militer (Kodam) VII Wirabuana.

Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) 24 kabupaten dan Kodim di Manunggal Mini, Markas Kodam VII Wirabuana, Jl Urip Sumiharjo, Selasa (13/1/2015). “Kita berharap bisa produksi 1 ton perhektar. Kita yakin dengan kedispilinan anggota TNI yang terlibat pada kerjasama kita,” kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura, Lutfhi Halide.

Menurutnya, produktivitas pertanian tahun ini juga didukung pembagian sekitar 50 ribu ton bibit gratis PT Pertani dan Shang Hyang Seri. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga menganggarkan sekitar Rp 16 triliun untuk perbaikan irigasi di Indonesia.

Lutfi menjelaskan, pihaknya masih menghitung-hitung besaran lahan irigasi yang perlu perbaikan. Begitu juga dengan pembagian bibit gratis masih mengakumulasi jumlah kebutuhan untuk lahan rusak di Sulsel. “Kita masih sementara hitung semuanya. Yang jelas saat ini ada sekitar 299 hektar irigasi yang tersedia dan sementara dikerja. Juga ada optimalisasi 81 ribu hektar lahan rusak dengan benih gratis,” tutur Lutfi.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas