Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aktivis, Seniman, hingga Moderator Ikut Aksi #SaveKPK di Malang

Para akademisi, aktivis, seniman dan budayawan di Malang Raya menggelar aksi bersama menolak kriminalisasi institusi KPK

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Aktivis, Seniman, hingga Moderator Ikut Aksi #SaveKPK di Malang
surya/adrianus Adhi
Sejumlah akademisi, aktivis dan tokoh di Malang Raya menggelar aksi bersama menolak kriminalisasi institusi KPK, atau yang dikenal dengan gerakan #SaveKPK di Simpang Balapan, Jalan Ijen, Senin (26/01/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Para akademisi, aktivis, seniman dan budayawan di Malang Raya menggelar aksi bersama menolak kriminalisasi institusi KPK, atau yang dikenal dengan gerakan #SaveKPK di kawasan Simpang Balapan, Jalan Ijen, Senin (25/01/2015) pagi.

Aksi berlangsung lima jam ini, di antaranya diikuti oleh Ngesti D Prasetyo (Ketua PPOTODA dan dosen Universitas Brawijaya), Haris El Mahdi (Dosen Universitas Brawijaya), organisasi Malang Corruption Watch, GP Ansor, PMII Unisma, serta Budayawan Malang Aji Prasetyo.

Selain itu, moderator debat Calon Presiden asal Malang, Prof Dr Ahmad Erani Yustika juga bergabung di sini. Ia tiba sekitar pukul 13.00 lalu menuju panggung terbuka, dan membacakan pernyataan sikap aksi ini.

Saat itu ada empat tuntutan yang dibacakannya, yaitu menuntut Presiden Jokowi mengambil tindakan tegas terhadap upaya kriminalisasi pimpinan KPK, menuntut Presiden Jokowi membatalkan rencana pengangkatan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Lalu, menuntut Presiden Jokowi untuk mengangkat Kapolri baru yang kapabel dan berintegritas; dan Mengecam keras pernyataan Menkopolhukam, Tedjo Edhi Purdijanto yang sempat menyatakan: “Dukungan rakyat terhadap KPK sebagai sesuatu yang tidak jelas”.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas