Heboh Kuburan Si Pitung Ditemukan di Palembang
Artikel di blog internet chirpstory mengklaim telah menemukan kuburan Si Pitung, legenda masyarakat Betawi, berada di Palembang
Editor:
Anita K Wardhani
Selama bertahun-tahun pihak Belanda mencari keberadaan Ki Syar’ie ini, tetapi tidak juga mereka temukan. Dalam pelariannya Ki Syar’ie sempat ke Medan, kemudian di tahun 1926 bermukim di Kota Palembang (Sumber : Biografi Kyai Haji Ratu Bagus Ahmad Syar’i Mertakusuma).
Dan makam yang ditemukan oleh Muhammad Ihsan di Palembang, merupakan makam dari Ki Syar’ie atau Kyai Haji Ratu Bagus Ahmad Syar’i Mertakusuma, pembentuk organisasi ‘KI DALANG” sekaligus anggota Kelompok PITUNG yang paling dicari Pemerintah Kolonial Belanda.
Setelah masa kemerdekaan ia tetap menjadi misteri. Hingga akhirnya, pada 25 Desember 2014, makam Ki Sya'ie berhasil ditemukan di pemakaman Puncak Sekuning.
"Hari Kamis Sore, tanggal 25 Desember 2014, yang bertepatan dengan tanggal 3 Rabiul Awwal 1436 H, makam tokoh Betawi, yang juga anggota PITUNG berhasil ditemukan di Pemakaman Puncak Sekuning Palemba...," kutip artikel Chripstory.
Juru Kunci Kaget
Juru kunci dan para penggali kubur di pemakaman umum Puncak Sekuning, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, kaget mendengar informasi di pemakaman itu ada kuburan Si Pitung, legenda Betawi. Mereka baru pertama kali mendengar kabar itu.
"Kabar darimana itu? Ah baru kali ini saya dengar kalau ada makam Si Pitung di pemakaman Puncak Sekuning," kata juru kunci, Yang Cik ketika ditemui Tribun Sumsel di tempat para penggali kubur berkumpul.
Sepanjang pengetahuan dia, belum ada informasi terkait hal tersebut. Yang Cik sudah menjadi penggali kubur di tempat itu sejak 1978. Hingga sekarang tidak mendengar kabar demikian.
Ia menjelaskan pemakaman Puncak Sekuning sudah menjadi pemakaman sejak tahun 1819. Umumnya pemakaman pada zaman dahulu, nisan di tempat tersebut hanya sebuah batu saja. Bilapun ada tulisan kebanyakan memakai huruf arab, bukan huruf alfabet.
Selain itu pemakaman di Puncak Sekuning hanyalah pemakaman orang biasa, bukan pejuang ataupun kerabat kesultanan. Benar-benar hanya pemakaman untuk orang biasa, begitu katanya.
Dia melihat sebuah foto nisan bertuliskan nama serta tahun pada nisan yang Tribun Sumsel perlihatkan padanya. Foto itu yang diklaim di blog internet chirpstory sebagai makam Si Pitung.
Melihat foto tersebutYang Cik yakin bila kabar tersebut hanyalah bohong belaka.
"Kakau dia makam tua, memakai huruf Arab. Kalau enggak berarti masih muda. Apalagi itu tertulis jelas tahun 1957, jelas bukan yang dikabarkan Si Pitung dari Betawi. Saya juga gak pernah melihat nisan kayak gitu di sini," katanya.
Bukan Organisasi
Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Sumsel, Farida R Wargadalem, tidak percaya kuburan Si Pitung, legenda Betawi, ditemukan di pemakaman Puncak Sekuning, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Dia mengatakan tak usah mempercayai informasi yang tidak memiliki sumber atau rujukan jelas. Sebab sebuah informasi yang tanpa sumber jelas merupakan informasi yang salah.