Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekdes Dalung Badung Kaget Dapat Rp 9,5 Miliar

Kabar baik untuk pengurus desa di Badung. Di tahun 2015 ini, Pemerintah Kabupaten Badung akan mengucurkan dana segar sebesar, Rp 278 miliar lebih

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Sekdes Dalung Badung Kaget Dapat Rp 9,5 Miliar
istimewa
SERAHKAN SK - Bupati Badung menyerahkan SK alokasi dana desa secara simbolis kepada Perbekel di ruang rapat Kerta Gosana, Puspen Badung. Tahun ini Pemkab Badung mengucurkan dana hingga Rp 9 miliar. 

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA - Kabar baik untuk pengurus desa di Badung. Di tahun 2015 ini, Pemerintah Kabupaten Badung akan mengucurkan dana segar sebesar, Rp 278 miliar lebih untuk 29 desa yang ada di Bumi Keris.

"Dari 46 desa menerima dana bervariasi mulai dari Rp 4 miliar hingga Rp 9 miliar," jelas Kepala BPMD dan Pemdes, I Putu Gede Sridana, di hadapan beberapa SKPD dan Perbekel dan Camat se-Badung, Rabu (4/3/2015).

Dalam penyaluran bantuan tersebut ada beberapa indikator yang jadi perhatian khusus pemerintah. Indikator tersebut, seperti luas wilayah, jumlah banjar adat dan jumlah subak.

"Dalam pemberian tersebut kami pertimbangkan beberapa aspek, tahun 2015 yang paling tinggi dapat adalah Desa Dalung Rp 9,5 miliar," paparnya.

Terkait dengan penyaluran dana fantastis tersebut, Sridana, mengatakan, sudah berjalan sebesar 20 persen.

Selanjutnya akan disalurkan lagi setelah Penyusunan APBDes sebesar 40 persen. “Setelah itu sesudah disahkan melalui verifikasi di tingkat kecamatan akan diserahkan 40 persen lagi,” jelasnya.

Sekretaris Desa Dalung, I Made Trimayasa yang mewakili Perbekel Desa Dalung saat ditemui seusai acara mengatakan, keterkejutannya menerima dana yang paling besar di antara desa lainnya di Badung, yakni sekitar Rp 9,5 miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya cukup terkejut dengan besaran dana yang kami terima. Tahun 2014 kami terima dana desa sebesar Rp 3,3 miliar,” jelasnya.

Terkait dengan priorotas penggunaan dana tersebut, Trimayasa mengatakan belum ada perencanaan secara detail.

Hal itu lantaran, pihak desa saat ini baru menerima usulan dari masyarakat berupa proposal pengajuan dana.

Dari proposal tersebut yang paling banyak adalah pembangunan fisik seperti perbaikan pura dan perbaikan balai banjar.

“Untuk pengelolaannya nanti kami di desa akan bentuk tim, agar anggaran yang dikucurkan kepada masyarakat bisa terpantau dengan baik,” jelasnya.

Desa Dalung terdiri dari 17 banjar adat, luas wilayah yang mencapai 615 hektare, memiliki 3 subak dan memiliki 23 banjar dinas.

Badung, Anak Agung Gde Agung, mengatakan, adanya kucuran dana tersebut pihaknya berharap bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh aparat desa.

Dirinya akan mengerahkan inspektorat dan BPMD dan Pemdes untuk melakukan monitoring dan pembinaan terkait penggunaan dana yang fantastis tersebut.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas