Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Posko Crisis Center AirAsia di Polda Jatim Ditutup

Posko Crisis Center Airasia di Polda Jatim ditutup bersamaan dengan dihentikannya pencarian korban oleh Badan SAR Nasional (Basarnas).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Posko Crisis Center AirAsia di Polda Jatim Ditutup
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Soleh, koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) bersiaga di posko AirAsia QZ8051 di Bakesbangpol, Jalan A Yani Kota Malang, Rabu (31/12/2014). Posko ini berkonsentrasi mendata dan memulangkan jenazah korban AirAsia QZ8501 asal Malang. Data dari posko ini yang berasal dari Manifest AirAsia QZ8501 sebanyak 30 warga Kota Malang menjadi penumpang AirAsia QZ8501. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Posko Crisis Center Airasia di Polda Jatim ditutup bersamaan dengan dihentikannya pencarian korban oleh Badan SAR Nasional (Basarnas).

Termasuk saat ini, ketika pencarian sedang libur menunggu proses pencarian tambahan, Posko di gedung Mahameru Polda Jatim juga ditutup.

“Posko ditutup atau diliburkan tiga hari (Jumat-Sabtu-Minggu). Senin mulai buka lagi karena mulai Senin besok ada operasi pencarian tambahan oleh Basarnas selama tujuh hari,” ungkap Kombes Pol Budiyono, Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim, Jumat (6/3/2015).

Dan setelah operasi tambahan atau operasi harian selama tujuh hari selesai digelar nanti, Posko Crisis Center juga akan ditutup.

“Setelah operasi pencarian dihentikan, berarti tidak ada pengiriman jenazah lagi. Karena itulah posko ditutup,” sambung Budoyono.

Namun, ditegaskannya bahwa operasi DVI tetap berjalan meski posko ditutup. Kapanpun ada jenazah terduga korban kecelakaan Airasia ditemukan, DVI Polda Jatim siap menerima dan melakukan identifikasi.

Tim DVI pun, sewaktu-waktu siap dipanggil untuk menjalankan tugas.

Rekomendasi Untuk Anda

Basarnas bersama para keluarga korban sudah sepakat dan memutuskan pencarian korban Airasia dihentikan sejak Selasa (3/3/2015) lalu. Selanjutnya, akan dilakukan pencarian tambahan selama tujuh hari sejak Senin nanti.

Apapun hasilnya, setelah tujuh hari pencarian tambahan itu, semua proses pencarian oleh Basarnas akan dihentikan.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas