Tribun

Anak Saya Buta, Bagaimana Dia Bisa Hidup di Penjara?

SAYA pasrah saja dan menyerahkan semuanya pada Allah. Hanya Allah yang Maha mengetahui. Bagaimana anak saya hidup di penjara dalam kondisi buta.”

Editor: Sugiyarto
Anak Saya Buta, Bagaimana Dia Bisa Hidup di Penjara?
PROHABA/M NAZAR
Jaka Bahagia alias Jack (37) tunanetra warga Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya bersalaman dengan ibu kandungnya Halimah (63) saat keluar sidang di Pengadilan Negeri Sigli, Pidie, Selasa (10/3). Jaka Bahagia divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sigli empat tahun penjara karena menyimpan ganja di rumahnya.

TRIBUNNEWS.COM -“SAYA pasrah saja dan menyerahkan semuanya pada Allah. Hanya Allah yang Maha mengetahui. Bagaimana anak saya hidup di penjara dalam kondisi buta.”

Wanita tua itu bersuara lirih dengan mulut sedikit bergetar, saat ditanya pendapatnya tentang sang buah hati Jaka Bahagia alias Jack (37) yang sehari-hari berprofesi sebagai peminta-minta.

Namun dalam nota putusan disebutkan berprofesi seniman, yang divonis Majelis Hakim PN Sigli dengan putusan empat tahun penjara karena menyimpan ganja 3,4 ons.

Wanita tua adalah Halimah (63), warga Desa Sagoe Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. Ia ditemui sejenak usai sidang pembacaan amar putusan terhadap kasus anaknya Jack di PN Sigli, Selasa (10/3) petang.

Kala itu waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB, Halimah datang sendiri ke PN Sigli menumpang minibus L-300.

Ia juga tampak buru-buru menuju tepian jalan menunggu bus tumpangan untuk kembali ke Trienggadeng yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Sigli.

Halimah yang berpostur kurus dan ringkih itu seperti berburu dengan malam yang sebentar lagi turun. Dalam balutan baju gamis coklat sederhana, Nyakwa itu terlihat sangat terpukul dengan putusan pengadilan pada anaknya.

“Ini tak adil katanya. Anak saya juga tak diberi pengacara oleh negara, padahal ia dituntut hukuman lima tahun. Seharusnya hakim adil dalam memutuskan perkara terhadap orang buta. Bagaimana anak saya mengedarkan ganja, sementara ia sendiri dalam kondisi buta,” ujar Halimah dengan suara bercampur tangis. Wanita itupun bergegas pergi menyonsong sebuah minibus L-300 yang melintas di dekatnya.

Jack memang telah melahirkan beberapa album, namun ia sepertinya hanya bernyanyi, sedangkan gelimang rupiah tak pernah didapat. Justru selama ini Jack lebih eksis sebagai peminta-minta, dengan ‘disopiri’ oleh temannya Saifullah.

Belakangan lelaki itu spooring sejenak Jack ditangkap. Bahkan Jack mengaku jika Saifullah sukses kabur dengan tangan sempat terborgol kala berusaha ditangkap di rumahnya, dan kini dinyatakan DPO oleh hamba hukum.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas