Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gubernur Sayangkan Pemkab Pati Tidak Ajak Dialog Pendemo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyayangkan aksi demonstrasi yang dilakukan warga Pati hingga berujung ricuh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Gubernur Sayangkan Pemkab Pati Tidak Ajak Dialog Pendemo
Tribun Jateng
Jalur pantura Pati lumpuh, warga penolak semen blokir jalan jalur panutra, tepatnya di Desa Kaliampo, Margorejo, atau di sekitar pabrik kacang dua kelinci 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih P Asmoro

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyayangkan aksi demonstrasi yang dilakukan warga Pati hingga berujung ricuh.

Menurutnya, Jumat (24/7/2017) jika terjadi perusakan fasilitas umum, kepolisian harus menindaknya.

Ganjar juga menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Pati yang hingga demo berakhir, enggan menemui pendemo. Harusnya, Pemkab Pati mau menemui dan menerima pendemo sehingga bisa terjadi dialog.

"Diterima, ditanya dari mana dan saling berdialog. Utamakan dialog. Saya sangat menyangkan (Pemkab tidak menemui pendemo)," ucap Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar mengatakan, saat ini tengah berjalan proses hukum terkait ijin lingkungan PT Sahabat Mulia Sakti (SMS) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ia meminta masyarakat untuk mengikuti proses hukum. Lantaran, gugatan tersebut dilayangkan warga yang menolak adanya rencanya pendirian pabrik semen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau terus demo hingga menutup jalan, tentu mengganggu masyarakat lain," tandas politisi PDIP itu.

Sebelumnya, Kamis (23/7/2017) kemarin, ribuan warga Pati dari empat kecamatan menggelar demonstrasi menuntut ijin lingkungan PT SMS dicabut. PT SMS adalah anak perusahaan PT Indocement Tunggal Prakasa. Aksi tersebut diwarnai kericuhan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas