Hujan Es Disertai Angin Kencang Melanda kawasan Kota Medan dan Sebagian wilayah Deliserdang
Hujan es disertai angin kencang melanda kawasan Kota Medan dan sebagian wilayah Deliserdang
Editor: Budi Prasetyo
Laporan Wartawan Serambi Indonesia / Rahmad Wiguna / Medan
TRIBUNNEWS.COM.MEDAN - Hujan es disertai angin kencang melanda kawasan Kota Medan dan sebagian wilayah Deliserdang, Minggu (26/7/2015) . Selain menumbangkan pepohonan dan papan reklame, beberapa rumah juga rusak tersapu angin.
Hujan es ini melanda Kelurahan Karangsari, Medan Polonia pada siang hari. Serbuan hujan es ini terjadi selama lebih 10 menit. Warga menyatakan butiran es yang turun dari langit sebesar kelereng.
"Atap rumah seperti dilempari batu," kata warga, Hariandi.
Sebelum fenomena langka ini terjadi, kawasan tersebut dilanda hujan deras disertai angin kencang. Serbuan angin kencang ini juga terjadi hingga wilayah Deliserdang. Belasan unit rumah di Kecamatan Delitua, Deliserdang rusak.
Kerangka atap yang rubuh menimpa perabotan hingga menyebabkan kerusakan parah. Sejauh ini belum diterima laporan korban luka maupun jiwa.
"Atap rumah bertebangan. Kami cuma bisa berdoa pas kayu di atap berjatuhan," kata Faisal penduduk Jalan Satria, Delitua, Deliserdang
Terjangan angin kencang ini juga menyebabkan sejumlah pohon besar dan papan reklame di pinggir jalan raya tumbang.
Tiga unit becak bermotor dan satu unit minibus rusak berat tertimpa pohon di Jalan Jamin Ginting, Medan Selayang. Untungnya insiden ini tidak melukai penumpanganya.
Di kawasan lainnya hujan deras ini menyebabkan genangan air hingga 30 centimeter. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Bahkan antrean panjang kendaraan terlihat panjang di pintu ke luar tol Bandar Selamat di Medan Tembung dan tol Amplas di Medan Amplas.
Polisi bersama Dinas Perhubungan terlihat mengalihkan sejumlah arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan ini. Sementara Dinas Pertamanan mulai mengerahkan petugasnya untuk mengevakuasi batang pohon yang melintang di badan jalan. (mad)