Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

2 Bocah di Pasuruan Ini Diperbudak Ibu Tirinya, Sering Dicambuk dan Disundut Rokok

air muka anak-anak ini langsung berubah ketika ditanya mengenai ibu tiri mereka, Neneng Yati.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in 2 Bocah di Pasuruan Ini Diperbudak Ibu Tirinya, Sering Dicambuk dan Disundut Rokok
irwan syairwan
LN dan FT, dua bocah korban perbudakan dan penyiksaan oleh ibu tirinya di Pasuruan. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Menikahi seorang duda atau janda tak hanya menikahi pasangan saja.

Jika duda atau janda tersebut telah memiliki anak maka anaknya tersebut selayaknya juga diberikan porsi cinta kasih yang sama.

Namun, hal itu tak didapatkan oleh FT (10) dan LN (14) asal Kota Pasuruan.

Sebuah ruang di kantor Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Pasuruan terdengar sayup-sayup suara anak perempuan sedang mengeja huruf-huruf.

Suaranya terdengar ceria, meski jalan hidup yang dialami anak-anak tersebut jauh dari kata bahagia.

"Ini huruf S, I, A, P, A. Jadi dibaca 'siapa'. Coba kamu ulangi?" kata seorang petugas LPA Kota Pasuruan kepada anak kecil bernama FT itu.

Yang ditanya pun mengikuti penuturan petugas tersebut dan langsung tersenyum gembira ketika berhasil mengenali huruf-huruf tersebut dan mengejanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara sang kakak, LN, tengah asyik membaca buku cerita.

Namun, air muka anak-anak ini langsung berubah ketika ditanya mengenai ibu tiri mereka, Neneng Yati.

Sekilas, terlihat aura kebencian ketika mereka menyebut nama ibu tirinya itu.

LN menuturkan setelah ibu kandungnya (Syifatullah) meninggal tiga tahun lalu, ayahnya (Suprapto) menikahi ibu tirinya.

Saat awal tinggal bersama ibu tirinya, ia dan adiknya mendapatkan ganti kasih sayang seorang ibu.

Namun ternyata, kasih sayang itu hanya artifisial semata. Ibu tirinya berubah saat ayahnya meninggal dunia 2013 lalu.

"Kami sering diomeli dan dipukuli. Saya dan adik disuruh berhenti sekolah dan diminta ngamen buat cari uang," kata LN dengan air muka tegang.

Saat itu, LN sudah sempat sekolah SMP. Namun, Neneng menyuruh ia dan adiknya mencari uang karena ibu tirinya itu tak bekerja.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas