Empat Bersaudara Terseret Ombak Pantai Batu Bengkung, 1 Tewas, 2 Hilang
Tak disangka, ketika turun dari tebing, ombak menyambar mereka. Satu tewas, satu selamat, dua orang masih belum ditemukan.
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Empat bersaudara warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang jadi korban ombak Pantai Batu Bengkung, Rabu (7/10/2015) pukul 20.00 WIB.
Pantai Batu Bengkung terletak di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. Mereka memancing dengan naik bukit di pantai itu.
Tak disangka, ketika turun dari tebing, ombak menyambar mereka. Satu tewas, satu selamat, dua orang masih belum ditemukan.
Empat bersaudara itu adalah Muhammad Nafian (26), selamat. Sedang kakaknya, Nikman Nasir (31) meninggal dunia. Sedang yang belum ditemukan adalah Imam Hanafi (39) dan Muhammad Safiin (26).
Nasir sudah dikebumikan tadi pagi pukul 08.30 WIB di makam desa setempat. Saat ini, tim Satgana PMI Kabupaten Malang sedang melakukan pencarian di lokasi.
"TKP sulit dan ombak tinggi menjadi kendala pencarian dua korban," jelas Muji Utomo, koordinator pencarian korban ditemui Surya (Tribunnews.com Network) di lokasi Pantai Batu Bengkung, Kamis (8/10/2015).
Di rumah korban di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gedangan, banyak petakziah datang. Termasuk datang Camat Gedangan M Arifin dan Danramil.
Keduanya sempat berbincang-bincang dengan korban Nafian atau akrab di Fian yang berbaring di ranjang ruang tengah rumahnya. Istrinya, Umi, menyuapi makan.
"Kami ke Pantai Bengkung buat mancing," tutur Fian.
Dengan berboncengan motor, mereka berempat berangkat ke pantai, Rabu (7/10/2015) sore pukul 15.00 WIB. Dari rumah mereka, lokasi pantai berjarak sekitar 14 km.