Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wali Kota Palembang Tawarkan Pulau Kemaro dan Pulo Kerto Kepada 19 Dubes

Setidaknya 19 duta besar (Dubes) dari negara anggota organisasi pangan dunia mendapatkan gambaran mengenai kondisi Palembang.

Wali Kota Palembang Tawarkan Pulau Kemaro dan Pulo Kerto Kepada 19 Dubes
SRIPOKU.COM/DAMAYANTI PRATIWI
Walikota Palembang H Harnojoyo menerima buku yang merupakan cendera mata dari Dubes India dalam acara Welcome Dinner yang digelar di rumah dinas Walikota Palembang Jl Tasik Palembang, Kamis (15/10/2015). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Damayanti Pratiwi

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG  -  Peringatan hari pangan internasional yang digelar di Palembang menjadi berkah tersendiri bagi kota ini.

Setidaknya 19 duta besar (Dubes) dari negara anggota organisasi pangan dunia mendapatkan gambaran mengenai kondisi Palembang.

Yang terpenting sejumlah peluang investasi juga terpapar dalam gelaran Welcome Dinner yang digelar di rumah dinas Wali Kota Palembang, Kamis (15/10/2015) malam.

Wali Kota Palembang, H Harnojoyo yang memaparkan peluang investasi pada para dubes menyatakan Palembang menawarkan dua pulau yang besar peluang investasinya.

"Kita coba tawarkan Pulau Kemaro dan Pulo Kerto dengan sejumlah peluang investasi di berbagai bidang. Fokus kita jelas tetap untuk sektor pariwisata," ungkap Harno.

Dengan paparan yang menawarkan investasi di Palembang ini, ia optimis akan ada dubes yang dapat menyampaikan kondisi Palembang ini ke negara asalnya.

Bahkan hari ini, seluruh dubes tersebut akan diajak berkelliling ke dua pulau ini untuk melihat secara langsung kondisi dan kemungkinan investasi yang dilakukan.

Selain sektor pariwisata, investor asing ini juga diharapkan dapat melirik sektor pertanian dan perkebunan di Palembang.

Harno menyebutkan Palembang memiliki 6 ribu hektare lahan yang dapat ditanami padi dengan masa panen hanya sekali dalam satu tahun.

"Mungkin jika ada investasi dari pihak asing dengan dalam bentuk teknologi, bisa ditambah masa panennya. Sehingga, Palembang tak perlu khawatir dengan pasokan beras sebagai makanan pokok kita," terangnya.

Ikuti kami di
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas