Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Petugas SPBU Gagalkan Peredaran Uang Palsu di Merangin

Dari tangan tersangka berhasil diamankan uang palsu pecehan Rp 100 ribu berjumlah Rp 20 juta dan pecahan 50 ribu sebesar Rp 900 ribu.

Petugas SPBU Gagalkan Peredaran Uang Palsu di Merangin
TRIBUNJAMBI/HERUPITRA
Tersangka pengedar uang palsu saat diamankan di Mapolsek Tabir, Selasa (27/10/2015). 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNNEWS.COM, BANGKO  -  Jajaran Polres Merangin membekuk dua orang pengedar uang palsu (upal) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Merangin, Selasa (27/10).

Bahkan dari tangan tersangka, polisi menyita Rp 20 juta uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 900 ribu pecahan Rp 50 ribu.

Kedua pelaku yakni, Slamet Usman Bin Sukarwi (47) warga Desa Purwosari, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Merangin dan Didik Wijayanto Bin Salam (49) warga Sinomwidodo, Kecamatan Tambak Romo, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.

Penangkapan kedua tersangka bermula ketika pelaku yang mengendarai mobil Avanza Silver nopol B 1773 WF, sekitar pukul 8.30 Wib, membeli bensin di SPBU Koto Rayo, Kecamatan Tabir, Merangin.

Setelah bensin diisi oleh operator, seorang tersangka langsung menyodorkan uang untuk pembayaran.

Namun operator SPBU curiga dengan uang yang diberikan oleh tersangka.

Karena curiga operator SPBU itu langsung menghubungi anggota Polsek Tabir yang piket.

Oleh polisi uang tersebut lalu dicek. Setelah dicek diketahui uang yang diberikan oleh pengendara mobil tersebut memang merupakan uang palsu.

Mengetahui hal itu, aparat langsung bergerak cepat dengan mengamankan kedua tersangka yang masih di SPBU.

Halaman
12
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas