Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penjual Bensin Eceran di Palembang Kompak tak Turunkan Harga

Selisih harga bensin turun yakni Rp 400 perliternya dari Rp7.300 menjadi Rp6.950, tak membuat sejumlah penjual bensin eceran menurunkan harga jual.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Welly Hadinata
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Penjual Bensin Eceran di Palembang Kompak tak Turunkan Harga
SRIWIJAYA POST/WELLY HADINATA
Salah satu tempat penjualan bensin eceran yang tetap menjual dengaan harga lama Rp9.00 perliternya di kawasan Sekip Kecamatan Kemuning Palembang, Rabu (6/1/2016) 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG  -  Pasca resminya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun serentak secara nasional, tak membuat harga BBM tingkat eceran juga ikut turun.

Terutama BBM jenis premium atau bensin yang banyak dijual tingkat eceran.

Dari pantauan Rabu (6/1/2016), sejumlah penjual BBM eceran di jalanan wilayah Palembang masih kompak menjual bensin dengan harga yang sama.

Selisih harga bensin turun yakni Rp 400 perliternya dari Rp7.300 menjadi Rp6.950, tak membuat sejumlah penjual bensin eceran menurunkan harga jual.

Penjual bensin eceran tetap menjual dengan harga sebelumnya yang bervariasi tergantung ukuran botol air mineral sebagai wadah bensin. Rata-rata bensin eceraaan dijual dengan harga Rp 9.000 perliternya.

"Tetap harga yang lama tula (itulah.red), karena selisih turunya sedikit sekali. Kalau saya jual bensin perliter tetap Rp 9.000. Ada juga yang jual Rp10 ribu, tapi takaran bensinnya dilebihi sedikit. Kalau untuk satu botol air mineral penuh yang ukurannya 1,5 liter, kami jual Rp 15 ribu," ujar Aan, salah satu penjual BBM eceran di kawasan Kemuning Palembang.

Rekomendasi Untuk Anda

Sama halnya juga dikatakan Tini, penjual bensin eceran di kawasan Pahlawan Palembang.

Bensin yang dijual tetap dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

"Tetap Rp9.00 perliternya, kalau satu botol air mineral ukuran 1,5 liter tetap dijual Rp15 ribu. Kalau turunya sekitar seribu atau dua ribu rupiah, mungkin kami penjual eceran juga ikut menurunkan harga. Tapi selisih turunya sedikit, jadi tetap dengan harga yang lama," ujarnya.(*)

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas