Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kalapas Narkotika Bolangi: Kami Kekurangan Petugas dan Senjata

Kalapas Narkotika Bolangi, Erwedi Supriyatno, mengeluhkan kurangnya petugas dan tak adanya senjata untuk mengamankan keamanan narapidana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kalapas Narkotika Bolangi: Kami Kekurangan Petugas dan Senjata
Kompas.com
Ilustrasi penjara 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Kepala Lapas Narkotika Bolangi, Erwedi Supriyatno, mengeluhkan kurangnya tenaga pegawai lapas dan perbandingannya jauh dengan jumlah narapidana.

Hal tersebut disampaikan Erwedi menyusul terungkapnya seorang pegawai lapas yang diduga kuat terlibat peredaran narkoba dengan narapidana Lapas Narkotika Bolangi.

Baca juga: Sipir Lapas Narkotika Bolangi Selundupkan Sabu, Kalapas: Sipir Kami Bukan Malaikat

"Jumlah pegawai lapas Bolangi hanya 86, sedangkan isi lapas hampir 700 narapidana. Jadi satu orang mengawasi sekitar sepuluh orang. Bahkan lebih sedikit lagi karena pegawai wanita tidak ikut menjaga," kata Erwedi kepada Tribun Timur pada Sabtu (9/1/2016).

Baca juga: Lapas Narkotika Bolangi Berkomplot Edarkan Narkoba Bakal Kena Sanksi Tegas

Erwedi mengeluhkan sarana dan prasarana yang sangat minim di lapas, padahal itu semua sangat berpengaruh untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan di lapas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Senjata saja kami tidak punya. Kami hanya mengandalkan kemampuan pegawai. Ada empat unit senjata, tapi itu hanya pinjaman dari Lapas Makassar," ungkap dia.

Erwedi sudah sering meminta tambahan personel dan senjata, tetapi belum terpenuhi. "Sudah, tapi alasannya selalu masalah keuangan atau anggarannya yang tidak ada," beber dia.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas