Tak Perlu Ada Konvoi dan Mobilisasi Massa saat Pelantikan Kepala Daerah
Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto meminta kepada para kepala daerah agar tidak melakukan euforia secara berlebihan.
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Jelang pelantikan kepala daerah terpilih, Rabu (17/2/2016) besok, Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto meminta kepada para kepala daerah agar tidak melakukan euforia secara berlebihan.
Pudji mengaku telah mengirimkan surat edaran kepada para kepala daerah terpilih supaya tidak mengganggu ketertiban umum.
"Saya sudah kirim surat edaran ke tiap kepala daerah yang akan dilantik agar tak melakukan euforia secara berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum," kata Pudji.
Secara khususs Pudji meminta agar kepala daerah tidak melakukan mobilisasi massa dan melakukan konvoi untuk merayakan pelantikannya.
"Biasa saja, tidak perlu ada konvoi dan mobilisasi massa," tututrnya.
Terkait pengamanan pelantikan, Jenderal bintang dua ini menjelaskan pihaknya akan mulai melakukan pengamanan di beberapa titik yang dianggap vital.
"Kami melakukan tindakan yang sifatnya preventif aktif, dengan patroli di kantor KPU dan Bawaslu, Kantor Gubernur, dan rumah bupati terpilih," bebernya.
Pudji telah melakukan gelar pasukan untuk mengecek keamanan jelang pelantikan tersebut.
"Sebanyak kurang lebih 7.800 pasukan kita turunkan untuk menjaga proses pelantikan dan tempat-tempat vital di Sulsel dan Sulbar," ujarnya.