Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Obrak-abrik Ladang Ganja Seluas 6 Hektare di Akang Siwah

Sedangkan di lokasi kedua seluas 2 hektare tersebut ditemukan bibit ganja yang ditaman dengan ketinggian 30 Cm sebanyak 4.000 batang.

Polisi Obrak-abrik Ladang Ganja Seluas 6 Hektare di Akang Siwah
SERAMBINEWS.COM/RASYIDAN
Personel Satresnakoba Polres Galus mencabut tanaman ganja kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar bersama pondok pemilik ladang ganja yang ditemukan Polisi di pergunungan Akang Siwah, Blangpegayon, Galus. 

Laporan wartawan Serambi Indonesia, Rasidan

TRIBUNNEWS.COM.BLANGKEJEREN  -  Lagi-lagi, tim operasional (Opsnal) antik rencong 2016 dari Satresnakoba Polres Gayo Lues (Galus) dibantu sejumlah masyarakat berhasil mengobrak abrik ladang ganja seluas 6 hektare di dua lokasi terpisah di kawasan Akang Siwah, Kecamatan Blangpegayon.

Kapolres Galus, AKBP Bhakti Eri N, melalui Kasat Narkoba Iptu Agam S, kepada Serambinews.com, Rabu (24/2/2016) mengatakan, di lokasi pertama ladang ganja seluas 4 hektare lebih ditemukan sekitar 6.000 batang ganja dengan ketinggian 2,5 meter lebih berumur sekitar 4 bulan.

Bahkan sebagian kecil tamanan itu sudah mulai dipanen oleh pemiliknya. Sedangkan di lokasi kedua seluas 2 hektare tersebut ditemukan bibit ganja yang ditaman dengan ketinggian 30 Cm sebanyak 4.000 batang dan ditemukan 500 gram biji ganja dipondok pemilik kebun itu.

Ladang ganja yang ditemukan 6 hektare tersebut langsung diobrak-abrik dan dimusnahkan dengan cara dicabut kemudian dibakar bersama pondoknya, sedangkan 50 batang ganja dibawa ke Mapolres Galus sebagai barang bukti.

Agam menambahkan, kasus penemuan ladang ganja dalam mengahkiri operasi antik rencong tersebut tidak menemukan pemilik ladang di lokasi.

Namun semua pondok termasuk perlengkapan makan dan tidur yang ditemukan di TKP tersebut langsung dimusnahkan bersama batang ganja. (*)

Editor: Wahid Nurdin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas