Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ayah Aniaya Bayi Hingga Tewas

Fredi Pecat Pembantu Gara-gara Melarangnya Pukuli Anak

Pembantu rumahtangga itupun kemudian memutuskan untuk melapor ke Polsekta Sunggal mengadukan perbuatan keji tersangka terhadap bayinya.

Fredi Pecat Pembantu Gara-gara Melarangnya Pukuli Anak
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Raiden, bocah berusia 7 bulan yang dibunuh ayah kandungnya saat berada di kamar jenazah RS Bina Kasih Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -  Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjelaskan, tersangka pembunuh bayi kembar bernama Fredi alias Ali (30) ternyata sempat memecat pembantunya bernama Tuminah.

Wanita paruh baya yang sudah lama bekerja dengan tersangka ini dipecat karena sempat berusaha melarang tersangka memukuli kedua bayi kembarnya bernama Raiden dan Jaiden.

"Saat kejadian, sempat terjadi tarik menarik antara tersangka dengan Tuminah, pembantunya. Ibu Tuminah ini melarang tersangka memukul bayinya," ungkap Mardiaz, Selasa (1/3/2016).

Karena kesal, tersangka Fredi kemudian memecat Tuminah. Pembantu rumahtangga itupun kemudian memutuskan untuk melapor ke Polsekta Sunggal mengadukan perbuatan keji tersangka terhadap bayinya.

"Ibu Tuminah ini datang melapor ke Polsekta Sunggal. Ia mengatakan, ada kejadian penganiayaan terhadap bayi kembar," ungkap Mardiaz.

Mendapat laporan itu, tugas luar (TL) Polsekta Sunggal turun ke lokasi. Sayangnya, tersangka Fredi sempat melawan saat dibekuk.

"Ketika hendak diamankan, tersangka ini melawan. Ia kemudian menutup pintu rumahnya rapat-rapat," kata Mardiaz.

Karena sikap keras tersangka, polisi kemudian mendobrak paksa pintu rumah tersangka yang berada di Jl Pasar IV, Sunggal, Kecamatan Sunggal. Setelah itu, polisi langsung menggiring tersangka ke Polsekta Sunggal untuk dimintai keterangannya.(*)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas