Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Juragan Emas Asal Jombang Kehilangan 5 Kilogram Emas dan Uang Rp 100 Juta

Juragan emas asal Jombang kehilangan lima kilogram emas dan uang Rp 100 juta dari brankas rumahnya.

Editor: Y Gustaman
zoom-in Juragan Emas Asal Jombang Kehilangan 5 Kilogram Emas dan Uang Rp 100 Juta
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Surya, Sutono

TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Suwarno (59), juragan emas di Jalan Pierre Tendean, Desa Pulolor, Kecamatan Jombang, kehilangan lima kilogram dan uang Rp 100 juta.

Harta bendanya tersebut ia simpan di dalam brankas di rumah. Muncul dugaan lebih dari satu pencuri yang menggasak hartanya saat ia meninggalkan rumahnya karena ada urusan di luar kota.

Kapolsek Jombang, Kota AKP Yudiono, menjelaskan, korban mengetahui rumahnya dibobol pencuri setelah pulang dari luar kota pada Senin (14/3/2016) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat tiba di rumah, Suwarno mendapati kondisi rumah berantakan, brankas juga rusak.

"Setelah diperiksa, ketahuan emas seberat lima kilogram dan uang tunai Rp 100 juta sudah lenyap," ujar Yudiono, Senin (14/3/2016) malam.

Korban bersama keluarganya pergi ke luar kota, dan meninggalkan rumah dalam kondisi kosong, Sabtu (12/3/2016) pagi.

Seluruh pintu dan jendela dikunci. Dia sama sekali tidak menitipkan keamanan rumah kepada tetangga maupun pengurus rukun tetangga setempat, karena selama ini lingkungan tempat tinggalnya aman.

Berita Rekomendasi

Saat kembali ke rumah Senin malam, korban kaget melihat kondisi rumah berantakan, termasuk brankas. Suwarno lalu memeriksa barang-barang berharga yang ada dalam rumah tersebut.

Ketahuan lima kilogram emas di dalam brankas sudah lenyap. Bukan itu saja, uang Rp 100 juta di dalam brankas juga raib. Suwarno lantas melaporkan kejadian itu ke polisi.

Polisi mengalami kesulitan karena rumah tak dilengkapi kamera pengawas . Dugaan sementara, penjahat menyatroni rumah korban Minggu malam.

"Kami baru saja menyelesaikan olah TKP (tempat kejadian perkara. Setelah ini kami memeriksa korban dan saksi, untuk mengungkap kasus ini," beber Yudiono.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas