Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nenek Paini Setiap Hari Makan Nasi Basi yang Dikeringkan Pemberian Tetangga

Hampir setiap hari nenek malang ini makan nasi basi yang dikeringkan atau nasi aking pemberian para tetangga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Nenek Paini Setiap Hari Makan Nasi Basi yang Dikeringkan Pemberian Tetangga
Sutono/Surya
Mbah Paini 

TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Jargon Pemkab Jombang: Jombang Sejahtera untuk Semua.

Tapi fakta kemiskinan warganya berikut ini segera menunjukkan sebaliknya. 

Adalah Paini, nenek umur 70 tahun yang tinggal di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang

Mbok Paini, begitu warga sedesanya menyapa, sudah sekitar 12 tahun hidup sebatang kara dan tinggal di gubuk reot yang sungguh tidak layak huni.

Bayangkan, gubuknya berdinding anyaman bambu yang sudah tidak utuh lagi alias bolong-bolong karena aus dimakan usia.

Gubuk itu pun didirikan di atas tanah milik tetangganya, yang tak sampai hati melihat kondisi Mbok Paini.

Sebelumnya, ia tidak memiliki tempat berteduh dan tidur saat matahari terbenam.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak hanya tinggal di gubuk reot, untuk hidup sehari-hari pun kondisinya sangat mengenaskan.

Hampir setiap hari nenek malang ini makan nasi basi yang dikeringkan atau nasi aking pemberian para tetangga.

Maklum saja, Mbok Paini secara fisik memang sudah tidak mampu lagi mencari nafkah sendiri karena kondisinya yang sudah sangat tua, renta dan rapuh.

"Saya baru memasak nasi kalau dapat beras sembako (raskin) dan pemberian tetangga,” kata Mbok Paini, sambil mengusap air mata yang menetes di kedua pipinya, Kamis (7/4/2016).

Rumah anyaman bambu (gedhek) yang menjadi tempat tinggal Paini juga nampak memprihatinkan.

Gubuk berukuran sekitar 1,5 x 3 meter itu sebagian sudah roboh.

 Di dalam ruangan yang cukup gelap, lembab, dan pengap itu, hanya ada sebuah ranjang bambu beralaskan potongan tikar plastik dan bekas spanduk.

Di situlah, Mbok Paini duduk, berbaring dan tidur.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas