Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Staf Ahli Menteri Bidang Politik Kemenpora Ingatkan Mandat Nawacita untuk para Pemuda

Rakernas kali ini mengusung tema Menghadirkan Peran Pemuda Yang Terampil di Tengah Umat dan Masyarakat

Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Staf Ahli Menteri Bidang Politik Kemenpora Ingatkan Mandat Nawacita untuk para Pemuda
ISTIMEWA
Staf Ahli Menteri Bidang Politik, Kemenpora, Yuni Poerwanti saat memberikan Sambutan sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Katolik di Kalimantan Tengah, Rabu (20/4/2016) lalu. 

 TRIBUNNEWS.COM, LAMANDAU- Staf Ahli Menteri Bidang Politik, Kemenpora, Yuni Poerwanti mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Katolik 2016 di GPU Lantang Torang - Nanga Bulik, Kab Lamandau, Kalimantan Tengah, Rabu (20/4/2016) lalu.

Rakernas kali ini mengusung tema Menghadirkan Peran Pemuda Yang Terampil di Tengah Umat dan Masyarakat Berbasis Desa Berdasarkan Pancasila.

Pada sambutanya Yuni menegaskan bahwa pemerintah memposisikan pemuda sebagai kekuatan moral yang mampu menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan.

Memperkuat iman dan taqwa ketahanan mental spiritual serta meningkatkan kesadaran hukum.

"Sebagai kontrol sosial, pemuda diharapkan mampu memperkuat wawasan kebangsaan; membangkitkan kesadaran atas tanggungjawab, hak, kewajiban sebagai warga negara, membangkitkan sikap
kritis lingkungan dan penegak hukum," ujarnya.

"Serta meningkatkan partisipasi dalam perumusan kebijakan publik, menjamin transparansi dan akuntabilitas publik, dan memberikan kemudahan akses informasi," tambahnya.

Sebagai agen perubahan,Yuni berharap, pemuda mampu mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi, serta sumberdaya ekonomi. Dan kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan, teknologi, olahraga, seni dan budaya. Termasuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Berita Rekomendasi

"Mandat Nawacita antara lain membangun Indonesia dari pinggiran. Dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara Kesatuan; Memperteguh Kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial budaya," ujar Yuni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas