Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pelaku Begal Bersenjata Api Juga Rampas Handphone Milik Randi

Korban ditinggal berdua dengan teman perempuannya Selina (20) di sebuah warung Soto di Jalan Bandara, Kelurahan Sidomulyo Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pelaku Begal Bersenjata Api Juga Rampas Handphone Milik Randi
Tribun Medan/Array A Argus
Syahputra, korban perampokan modus dituduh melakukan tabrak lari saat membuat laporan ke Polsekta Percut Seituan, Jumat (29/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Dalam kondisi terkapar akibat luka tembak di bagian paha sebelah kanan, dua pelaku begal merampas kunci motor dan handphone milik Randi Saputra Ndru (21).

Korban ditinggal berdua dengan teman perempuannya Selina (20) di sebuah warung Soto di Jalan Bandara, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai dini hari tadi.

"Anggota masih menyelidiki dan memburu pelaku," kata Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Ricardo yang dikonfirmasi melalui Kanitreskrim, Ipda Bahari Abdi.

Dikatakannya, pelaku dipastikan menggunakan senjata api aktif dilihat dari luka tembak di bagian paha korban.

"Korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Syafira, Pekanbaru akibat luka tembak dibagian paha," ujar Abdi.

Pelaku menembak korban karena berusaha melawan. Korban tidak menyerah meski diintimidasi dengan todongan senjata api.

Rekomendasi Untuk Anda

"Korban melawan saat pelaku meminta kunci sepeda motor. Saat itulah pelaku menembak paha korban,"ungkap Abdi.

Randi Saputra Ndru (21) terkapar setelah pahanya ditembak pelaku begal motor, Jumat (28/4/2016) dini hari tadi.

Usai melumpuhkan korbannya, pelaku yang berjumlah dua orang langsung kabur membawa sepeda motor.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Ricardo yang dikonfirmasi melalui Kanitreskrim, Ipda ahari Abdi mengungkapkan, peristiwa begal tersebut terjadi di Jalan Bandara, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.

Korban saat itu bersama teman perempuannya, Selina (20) tengah makan di warung soto.

Selang sepuluh menit kemudian datang dua orang lelaki yang dengan paksa meminta kunci sepeda motor korban sambil menodongkan senjata api (senpi) ke arah korban.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas