Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

9 WNI Pembajak Kapal Singapura Hanya Bermodalkan Senjata Tajam

Sembilan warga Indonesia yang membajak MV Hai Soon 12 berbendera Singapura hanya mempersenjatai diri menggunakan senjata tajam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Monica Felicitas
Editor: Y Gustaman
zoom-in 9 WNI Pembajak Kapal Singapura Hanya Bermodalkan Senjata Tajam
Surya/Monica Felicitas
Mobil TNI AL membawa sembilan pembajak asal Indonesia menuju ruang pemeriksaan di Markas Komando Armada Maritim Timur TNI AL, Surabaya, Selasa (10/5/2016). 

Laporan Wartawan Surya, Monica Felicitas

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sembilan pembajak asal Indonesia yang ditangkap Satkor KRI Untung Suropati 372 pada Senin (9/5/2016) akan diproses awal oleh Armatim.

Panglima Koarmatim, Laksamana Muda TNI Darwanto, mengatakan para pembajak yang hanya mempersenjatai diri menggunakan senjata tajam.

Mereka diperintahkan seseorang untuk naik perahu dari Selat Karimata menuju Perairan Tanjung Puting guna menghadang MV Hai Soon 12 berbendera Singapura untuk kemudian menguasainya.

Setelah menguasai MV Hai Soon 12 mereka mengubah namanya menjadi Ai So diminta memidahkan 4.200 ton minyak ke kapal lain pada titik tertentu.

Menurut Darwanto, tiap pembajak dijanjikan mendapat imbalan Rp 200 juta per orang. MV Hai Soon lalu bergerak menuju Timor Leste untuk menemui kapal lain.

"Setelah pemeriksaan kami akan menyerahkan ke kejaksaan dan kami akan telusuri dan selidiki di mana titik temu mereka," tegas Darwanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Pihak Armatim akan menyelidiki dan menindaklanjuti dalang di balik adanya pembajakan yang dilakukan oleh sembilan warga pribumi ini.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas