Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terima Doctor Honoris Causa, Megawati Beber Kisah Rahasianya saat Jadi Mahasiswi Unpad

Megawati disuruh sang ayah, Ir Soekarno untuk memilih Fakultas Pertanian di Unpad, padahal saat itu Megawati tertarik ilmu Psikologi, ini alasannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Robertus Rimawan
zoom-in Terima Doctor Honoris Causa, Megawati Beber Kisah Rahasianya saat Jadi Mahasiswi Unpad
WEBSITE PDI PERJUANGAN
Megawati Soekarnoputri saat menerima gelar Doctor Honoris Causa dari Unpad, Rabu (25/5/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri yang menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Padjajaran (Unpad) ternyata memiliki rahasia besar di kampus tersebut, Rabu (25/5/2016).

Saat berikan orasi ilmiah saat penerimaan gelar, Megawati kisahkan pengalamannya saat menjadi mahasiswi Unpad.

Seperti dikutip dari situs resmi PDI Perjuangan, 51 tahun lalu Megawati disuruh sang ayah, Ir Soekarno untuk memilih Fakultas Pertanian di Unpad, padahal saat itu Megawati tertarik ilmu Psikologi.

Apa alasannya?

Berikut cuplikan orasi ilmiah berkait kisah tersebut.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata'ala sehingga kita dipertemukan di Universitas Padjadjaran ini.

Saya mengucapkan terima kasih atas pemberian gelar doktor honoris causa di bidang politik dan pemerintahan ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Saya terharu dan sekaligus bangga. 

Keseluruhan kenangan saya pun kembali pada peristiwa pertama ketika saya dilantik sebagai mahasiswi di tempat ini.

Peristiwa itu terjadi 51 tahun yang lalu.

Saat itu usia saya 18 tahun.

Oleh Bung Karno saya diharuskan masuk ke Fakultas Pertanian, sebab urusan pangan merupakan urusan mati hidupnya bangsa. 

Meskipun saya sangat tertarik pada Ilmu Psikologi, namun Bung Karno sangat kokoh dan meyakinkan saya, untuk memasuki dunia yang menjadi mata pencaharian terbesar seluruh rakyat lndonesia.

Akhirnya, melalui praktik membumikan ilmu pertanian secara langsung bersama para petani, saya tidak hanya mengerti secara ideologis tentang hakekat kedaulatan pangan.

Melalui ilmu pertanian saya memahami, bahwa fondamen terpenting bagi bangsa Indonesia untuk maju antara lain diukur dari kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan bagi rakyatnya. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas