Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dua Anggota SPSI Merampok dan Membunuh Korbannya

Usai merampok dan membunuh korbannya, kedua tersangka berusaha kabur.

Dua Anggota SPSI Merampok dan Membunuh Korbannya
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Dua anggota SPSI yang merampok dan membunuh korbannya saat digiring petugas Polsekta Sunggal, Rabu (15/6/2016) sore 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Dua anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), masing-masing Dedi Pariansyah Lubis (29) warga Jl Flamboyan Raya, Gang Saudara, Kel Asam Kumbang dan rekannya Najir (30) warga Jl Bunga Raya, Gang Tulip, merampok dan membunuh korbannya Ramli (30) pada Selasa (14/6/2016) dinihari.

Usai merampok dan membunuh korbannya, kedua tersangka berusaha kabur.

"Sebelum merampok korban, salah satu tersangka bernama Dedi menghubungi korban untuk bertemu di seputaran Jl Gagak Hitam/Jl Ringroad. Saat itu, tersangka Dedi mengajak korban untuk menemui rekannya bernama Usup," ungkap Kapolsek Sunggal, Komisaris Daniel Marunduri, Rabu (15/6/2016) sore.

Setelah bertemu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 5359 ADI diajak berkeliling di seputaran Jl Asam Kumbang. Di sana, tersangka Dedi berpura-pura menjatuhkan handphone (HP).

"Saat pelaku menjatuhkan HP, korban tau jika motornya hendak dirampas. Ketika itu, korban memegangi stang sepeda motornya," ungkap Daniel.

Tak lama kemudian, pelaku lainnya bernama Najir datang. Mereka pun kemudian mendorong dan merampas motor korban.

"Setelah merampas motor korban, kedua pelaku kabur ke perumahan Tasbih. Disana, pelaku terjebak," ujarnya.

Saat berada di Tasbih, korban teriak sehingga mengundang perhatian security komplek. Namun, salah seorang warga melihat pelaku dan menabraknya.

"Setelah pelaku terjatuh ditabrak, kebetulan Ramli melihat dan berusaha menangkap pelaku. Saat itu juga salah satu pelaku mencabut pisau dan menancapkannya ke arah kepala korban," ungkap mantan Kapolsek Delitua ini.

Akibat peristiwa itu, korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan. Setelah dua hari dirawat, korban akhirnya meninggal dunia.(ray)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas