Tribun

Atraksi Baru Hadir di Kota Bandung

Kota Bandung cukup dikenal dengan wisata kuliner dan fashionnya. Objek wisata yang ditawarkan pun bervariasi sehingga tak membuat bosan wisatawan data

Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Samuel Febrianto

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Kota Bandung cukup dikenal dengan wisata kuliner dan fashionnya. Objek wisata yang ditawarkan pun bervariasi sehingga tak membuat bosan wisatawan datang ke Kota Bandung.

Awal tahun ini jenis wisata di Kota Bandung pun bertambah dengan adanya wisata edukasi pembuatan permata. Wisata edukasi itu ada di Indo Wisata Permata (IWP) di Komplek Citra Green Dago Blok N 1-10, Kota Bandung.

Poppy Chandra, Vice President Direktur Marketing IWP, mengatakan, konsep wisata yang ditawarkan memang tempat pembuatan permata. Ia pun mengklaim IWP merupakan tempat wisata baru dan baru ada di Indonesia yang menawarkan wisata pembuatan permata.

“Untuk edukasinya juga sangat lengkap untuk di Asia. Selain proses pembuatan permata, kami juga dilengkapi galeri, resto, kafe, gril dan bar. Jadi pengunjung di sini bisa lihat pembuatan permata, meninjau galeri, dan bisa dilanjutkan ke kafe kami,” kata Poppy kepada wartawan, Selasa (12/7/2016).

Keberadaan IWP, kata Poppy, untuk lebih mengenalkan masyarakat terhadap kekayaan sumber daya Indonesia. Ternyata, kata dia, Indonesia juga memiliki kekayaan alam seperti permata. Menurutnya, permata yang dipamerkan di IWP didatangkan langsung dari Martapura, Kalimantan Selatan.

“Selain untuk mengetahui permata, IWP juga memberikan pemahaman jika permata itu tidak mahal. Di sini permata sangat memasyarakat dan semua masyarakat terutama perempuan bisa memiliki permata,” ujar Poppy.

Harga jual permata yang ditawarkan di IWP, kata Poppy, antara Rp 1 juta sampai harga yang tak terhingga atau sesuai kebutuhan konsumen. Sebab segmentasi penjualan permata di IWP sendiri menyasar kalangan wanita atau remaja putri yang ingin tambil lebih cantik dengan permata.

“Harapannya tempat wisata ini juga menjadi tempat inspirasi bahwa indonesia ada satu tempat belajar tentang permata,” kata Poppy.

Tak hanya menyediakan permata yang sudah menjadi perhiasan, Poppy mengaku, tempat wisata IWP juga bisa membuatkan perhiasan permata sesuai keinginan konsumen. Biasanya, kata dia, pembuatan permata untuk perhiasan itu untuk mas kawin atau cincin kawin.

“Untuk batu kami sediakan, konsumen tinggal menyerahkan desain. Biaya tergantung desain yang diinginkan dan faktor kesulitan. Bisa juga diberi sertifikat. Proses pembuatannya sendiri kurang lebih 30 menit,” ujar Poppy. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas