Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolda Berhasil Buka Pagar Sekolah Cinta Budaya yang Digembok Mantan Pangdam

Kapolda Sumut, Irjend Pol Raden Budi Winarso akhirnya berhasil membuka pagar Sekolah Cinta Budaya yang sempat digembok mantan Pangdam I/BB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kapolda Berhasil Buka Pagar Sekolah Cinta Budaya yang Digembok Mantan Pangdam
Tribun Medan/Array A Argus
Kapolda Sumut, Irjend Pol Raden Budi Winarso akhirnya berhasil membuka pagar Sekolah Cinta Budaya di Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang yang sempat digembok mantan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjend TNI (Purn) Burhanuddin Siagian. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kapolda Sumut, Irjend Pol Raden Budi Winarso akhirnya berhasil membuka pagar Sekolah Cinta Budaya di Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang yang sempat digembok mantan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjend TNI (Purn) Burhanuddin Siagian.

Terbukanya gerbang pagar ini setelah Raden Budi Winarso mengundang pihak yayasan untuk bertemu dengan Burhanuddin yang diketahui sudah bermalam di lokasi sejak kemarin.

Pantauan Tribun Medan (Tribunnews.com Network), semula Burhanuddin bersikeras gerbang tidak boleh dibuka. Ia merasa dizolimi lantaran tanah yang digunakan Sekolah Cinta Budaya adalah miliknya.

Karena terus bersikeras, Raden yang didampingi sejumlah perwira menengah Polda Sumut dan Polresta Medan ini lantas duduk di pos penjagaan sekolah tempat Burhanuddin bertahan.

Disitu, diambil kesepakatan jika anak-anak diperbolehkan masuk dengan syarat persoalan ini akan dibicarakan lebih lanjut di Polda Sumut.

"Kalau ada masalah, biar kita selesaikan dengan baik-baik. Panggil semua pihak yayasan. Ayo kita bicarakan," kata Raden di pos jaga kepada pengurus Yayasan Cinta Budaya, Senin (18/7/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam perbincangan itu, terdengar Burhanuddin akhirnya bersedia memberi masuk anak-anak untuk bersekolah. Kapolda pun langsung memerintahkan pihak sekolah untuk membuka gembok.

Ketika gerbang dibuka, suara teriakan kembali menggema. Anak-anak berlarian dengan gembira masuk ke halaman sekolahnya. (ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas